Said Iqbal Pertanyakan PHK Massal Tokopedia Usai Diakuisisi TikTok
Gambar atau konten salah?
Seorang pejabat tinggi pemerintah menyoroti gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia. Said Iqbal, yang menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden KSPI, mempertanyakan langkah perusahaan tersebut. Menurutnya, PHK massal ini terjadi setelah TikTok mengakuisisi mayoritas saham Tokopedia.
Beredar kabar bahwa Tokopedia memberhentikan hingga 90 persen karyawannya. Said Iqbal mempertanyakan alasan di balik PHK tersebut. Apalagi, TikTok baru saja mengambil alih perusahaan e-commerce itu.
"Kenapa TikTok PHK karyawan Tokopedia setelah mengakuisisi dan memindahkan Tokopedia ke China, dia punya marketplace-nya," ujar Said dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 07 Juli 2026.
Ia menilai TikTok harus bertanggung jawab atas nasib para pekerja yang terdampak. Perusahaan yang telah mengakuisisi Tokopedia, kata Said, wajib memastikan seluruh hak karyawan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
TikTok mengakuisisi 75 persen saham Tokopedia dengan valuasi sekitar US$ 1,5 miliar. Said mempertanyakan ke mana aliran dana hasil akuisisi tersebut. Ia juga bertanya apakah dana itu turut digunakan untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada para pekerja.
"TikTok harus tanggung jawab. Kalau saya nggak salah ya, kalau saya salah tolong dikoreksi. TikTok sudah mengakuisisi Tokopedia beberapa waktu yang lalu, sebelum sekarang ini. Kalau nggak salah dia memberikan valuasi US$ 1,5 miliar. Nah, kita mau lihat hubungan kerja antara Tokopedia yang mendapat valuasi suntikan US$ 1,5 miliar dari TikTok, perusahaan raksasa dunia ini, kemana uangnya?" beber Said Iqbal.
Ia kembali menegaskan bahwa TikTok harus membayar hak-hak karyawan Tokopedia yang terkena PHK. Terkait informasi bahwa sebagian operasional Tokopedia dipindahkan ke China setelah proses akuisisi, Said menegaskan pemerintah perlu turun tangan.
"TikTok harus membayar hak-hak karyawan daripada Tokopedia. Karena Tokopedia sudah diakuisisi oleh TikTok. Saya mendengar informasi, baru mendengar, bahwa Tokopedia justru dibalikkan ke China. Karena kan dia punya jaringan digitalnya luar biasa. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir," tutup Said Iqbal.
Kasus ini menyoroti ketegangan antara ekspansi bisnis perusahaan teknologi global dan perlindungan tenaga kerja lokal. Said Iqbal meminta transparansi penggunaan dana akuisisi yang bernilai miliaran dolar, serta menekankan bahwa kewajiban terhadap pekerja tidak boleh diabaikan dalam proses restrukturisasi perusahaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Berbalik Melemah, Padahal Sempat Naik 1 Persen
Agrinas Bantah PHK, Siap Rekrut 20.000 Pekerja
OJK Blokir 557 Ribu Rekening Scam, Dana Korban Rp 674 Miliar Diamankan
ABPEDNAS Lantik Srikandi Jaga Desa, Perkuat Ekonomi Perempuan
BPJT Siapkan Uji Coba MLFF, Lokasi Masih Misteri
Deputi BKPM Andre Omer Siregar Meninggal
Berita Terbaru
SIM Corner Mal Surabaya: Perpanjang SIM Tanpa ke Satpas
LPA Jatim: Peluk Anak Sebelum Masuk Sekolah
BPOM Susun Standar Batas Aman Mikroplastik
Norwegia Hentak Brasil, Dayung Viking Gema di Piala Dunia
Ancelotti Akui Strategi Hati-Hati Bikin Brasil Tersingkir
Krisis Nilai Pendidikan Tinggi di Mata Publik
Realisasi Pajak Sumsel Baru 46 Persen
Kurang Bayar Pajak ASN, TNI, Polri Tembus Rp9,16 Triliun
Rahang Tuna Bakar Sadaap Max, Menu Andalan Pekerja Kantoran
720 Mahasiswa UMMI Dilepas, Bawa Inovasi ke Desa
