Impor Logam Mulia & Perhiasan Australia Naik 469% Q1 2026
Gambar atau konten salah?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan signifikan pada impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia, meski harga emas dunia sedang menurun.
Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, mengungkapkan bahwa impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia mencapai US$ 1,19 miliar pada periode Januari‑Maret 2026. Nilai ini mewakili share 37,92% dan naik 469,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia tumbuh relatif tinggi yaitu sampai mencapai 469,05% secara c-to-c," kata Ateng dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (4 Mei 2026).
Logam mulia dan perhiasan/permata menjadi komoditas impor non migas terbesar dari Australia. Total nilai impor non migas mencapai US$ 3,14 miliar pada Januari‑Maret 2026. Sisanya terdiri dari serealia dengan nilai US$ 394,55 juta (naik 38,36%) dan bahan bakar mineral US$ 301,22 juta (turun 21,52%).
"Impor non migas dari Australia tercatat sebesar US$ 3,14 miliar yang didominasi impor logam mulia dan perhiasan/permata dengan share 37,92%," jelas Ateng.
Indonesia juga mencatat impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Singapura. Selama Januari‑Februari 2026, nilai impor mencapai US$ 323,43 juta, naik 196,50%.
Kenaikan signifikan ini menunjukkan pergeseran pola impor, meski pasar emas global mengalami penurunan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026