Indonesia Hubungi Malaysia Soal Pilot Bawa Ekstasi

Fitri A. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Indonesia Hubungi Malaysia Soal Pilot Bawa Ekstasi

Gambar atau konten salah?

Kementerian Perhubungan Indonesia segera menghubungi otoritas penerbangan Malaysia. Ini buntut dari kasus pilot Malaysia yang tertangkap membawa narkoba ke Indonesia. Sebanyak 25 kilogram ekstasi diselundupkan. Kedua negara akan membahas sanksi apa yang pantas dijatuhkan.

Dody Dharma Cahyadi, Kasubdit Penegakan Hukum Penerbangan di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, menyampaikan hal ini. "Kami akan segera berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan Malaysia," ujarnya pada 1 Agustus 2026. Menurut Dody, kasus ini serius. Bukan cuma soal narkoba, tapi juga menyangkut keselamatan dan keamanan penerbangan.

Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, mengungkapkan hasil tes urine tersangka. Positif mengandung MDMA, metamfetamin, kokain, dan zat narkotika lainnya. Penyidik menduga pilot ini sudah beberapa kali menyelundupkan narkoba. Modusnya memanfaatkan jalur khusus awak pesawat atau crew channel saat keberangkatan.

Petugas menemukan 70.144 butir ekstasi di dalam koper pribadi tersangka. Ada juga sejumlah kecil metamfetamin. Penyidik masih mengembangkan kasus ini. Mereka mencari kemungkinan ada pihak lain yang mengendalikan jaringan tersebut.

Hengky menambahkan, tersangka melakukan penyelundupan karena dibayar. Upahnya sekitar 50.000 Ringgit atau setara dengan Rp 220 juta. Kurs yang dipakai Rp 4.400 per Ringgit. Uang itu diberikan oleh aktor utama yang kini masih dalam pengembangan penyidikan.

Kemenhub menegaskan akan terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dan aparat penegak hukum. Tujuannya memastikan proses hukum berjalan. Juga mendorong pemberian sanksi administratif sesuai kewenangan otoritas penerbangan.

Kasus ini menunjukkan celah keamanan di bandara. Jalur khusus awak pesawat yang seharusnya mempercepat proses, ternyata bisa disalahgunakan. Pilot yang punya akses istimewa, memanfaatkannya untuk kejahatan lintas negara.

pilot MalaysianarkobaekstasipenyelundupanKementerian Perhubungansanksikeamanan penerbangan

Komentar

Memuat komentar...