Indonesia Mantap di Peringkat 12 Global, Harga Internet Murah

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Indonesia Mantap di Peringkat 12 Global, Harga Internet Murah

Gambar atau konten salah?

Indonesia kini masuk dalam jajaran negara dengan tarif internet termurah di dunia. Menurut laporan Global Broadband Price League 2026, negara ini menempati posisi ke‑12 secara global.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat kedua, hanya kalah dari Vietnam. Riset yang dilakukan oleh Broadband Genie menampilkan rata‑rata biaya internet tetap (fixed broadband) di Indonesia sekitar USD 10,66 atau Rp181 ribu per bulan.

Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibanding Vietnam, yang menjadi negara termurah di kawasan dengan biaya USD 10,24 per bulan. Meski begitu, Indonesia masih mengungguli beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina dalam hal harga layanan internet.

Di sisi lain, Timor Leste mencatat biaya internet paling mahal di Asia Tenggara, mencapai USD 124,50 per bulan. Perbedaan harga antarnegara dipengaruhi oleh kondisi geografis dan infrastruktur. Wilayah terpencil atau kepulauan biasanya memerlukan biaya lebih tinggi karena keterbatasan jaringan dan akses infrastruktur.

Namun, murahnya harga internet di Indonesia belum sepenuhnya tercermin dalam kualitas layanan, khususnya kecepatan. Dalam pengukuran biaya per megabit per detik (Mbps), Indonesia berada dalam posisi kurang kompetitif. Dengan kecepatan rata‑rata sekitar 31,2 Mbps, biaya per Mbps di Indonesia diperkirakan mencapai USD 0,34.

Sebagai perbandingan, Singapura yang memiliki kecepatan internet rata‑rata hingga 410 Mbps mencatat biaya per Mbps hanya sekitar USD 0,08. Thailand juga menunjukkan efisiensi serupa dengan biaya per Mbps di angka USD 0,08 berkat kecepatan internet yang lebih tinggi.

Laporan ini juga menempatkan Iran di peringkat pertama dengan tarif internet kabel termurah di dunia, dengan harga kisaran USD 2,61.

Secara keseluruhan, Indonesia berhasil menonjol sebagai negara dengan tarif internet terjangkau, meski masih perlu meningkatkan kecepatan layanan agar dapat bersaing secara global.

Indonesiatarif internet termurahkecepatan internetinfrastrukturTimor LesteSingapuraGlobal Broadband Price League

Komentar

Memuat komentar...