Indonesia Siap Ekspor 500.000 Ton Pupuk ke India, Andi Amran

Hendra M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 97 dibaca
Bisik.id
Indonesia Siap Ekspor 500.000 Ton Pupuk ke India, Andi Amran

Gambar atau konten salah?

JakartaIndia meminta 500.000 ton pupuk dari Indonesia. Menteri Pertanian, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan negosiasi harga ekspor tersebut agar paling menguntungkan.

"Rencana, duta besar India telepon saya langsung meminta 500.000 ton. Nanti kita lihat kita kan mana harga paling menguntungkan jadi kalau kita ekspor harga setinggi tingginya. Tetapi kalau petani Indonesia turun 20% harga pupuk subsidi," kata beliau dalam konferensi pers di Jakarta Selasa, 19 Mei 2026.

Mentan menargetkan ekspor pupuk tersebut akan direalisasikan tahun ini, mengingat stok pupuk Indonesia juga berlebih. Ia menambahkan, "Kita upayakan tahun ini. Stok kita masih kelebihan, kita masih banyak," lanjutnya.

Indonesia sudah mengekspor pupuk jenis urea ke Australia senilai Rp 7 triliun. Menurut Menteri, ekspor tersebut telah berjalan secara bertahap. Ia juga mengungkapkan, "Pupuk itu kita sudah ekspor kemarin, nilainya sudah berjalan Rp 7 triliun ke Australia. Menteri pertaniannya langsung telepon saya 3 hari lalu kalau tidak salah, pagi-pagi telepon, Julie Collins,".

Selain Australia, beberapa negara lain seperti Filipina, Brasil, dan Pakistan juga menunjukkan minat membeli pupuk Indonesia. Meski begitu, Amran menegaskan kebijakan ini tidak akan mengganggu stok dalam negeri.

Ia menutup pernyataannya dengan, "Sampai akhir tahun surplus. Jadi total kita produksi kurang lebih 10 juta ton tahun ini,".

India mengajukan permintaan besar ini sementara Indonesia masih memiliki surplus pupuk. Negosiasi harga dan strategi ekspor akan memengaruhi pasokan domestik serta peluang pasar internasional.

pupukIndiaIndonesiaeksporsurplusharganegosiasistok

Komentar

Memuat komentar...