Indosat Ooredoo Hutchison Tumbuh 12% Berkat AI Hyper

Cahyo S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 112 dibaca
Bisik.id
Indosat Ooredoo Hutchison Tumbuh 12% Berkat AI Hyper

Gambar atau konten salah?

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memulai tahun 2026 dengan kinerja keuangan yang kuat. Pada kuartal pertama, perusahaan mencatat pertumbuhan dua digit di banyak indikator utama, menandakan keberhasilan strategi bisnis yang fokus pada pelanggan dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Pendapatan kuartal pertama mencapai Rp15,2 triliun, naik 12% secara tahunan. Ini menjadi pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah IOH. Dari sisi profitabilitas, EBITDA tumbuh 13% YoY menjadi Rp7,2 triliun, sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26% YoY menjadi Rp1,5 triliun.

Keberhasilan ini didorong oleh pertumbuhan kuat di bisnis seluler. Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) naik 15% menjadi Rp45.000, mencerminkan peningkatan kualitas pelanggan dan optimisasi monetisasi layanan. Selain itu, trafik data meningkat 25,1% YoY, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.

Strategi inti IOH adalah hyper-personalization berbasis AI. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menyesuaikan layanan secara lebih relevan, mulai dari paket data fleksibel hingga ekosistem konten yang lebih kaya. Dengan AI, pelanggan mendapatkan pengalaman yang lebih tepat sasaran.

President Director and CEO Indosat, Vikram Sinha, menyatakan, “Kinerja awal tahun yang solid ini menggambarkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi dan memberikan nilai nyata bagi pelanggan. Dengan AI hyper-personalization, kami dapat menghadirkan pengalaman yang lebih relevan dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk menopang pertumbuhan, IOH terus memperluas jaringan, termasuk penguatan layanan 5G guna meningkatkan pengalaman pelanggan. Perusahaan juga memulai ekspansi ke layanan internet rumah melalui HiFi Air, menjawab kebutuhan konektivitas yang lebih fleksibel.

Keamanan pelanggan menjadi prioritas, dengan peluncuran fitur berbasis AI seperti solusi anti-spam dan anti-scam. Langkah ini bertujuan melindungi pengguna dari ancaman digital yang semakin kompleks.

Di bidang ekosistem digital, IOH meluncurkan aplikasi Sahabat-AI, sebuah large language model (LLM) yang dikembangkan secara lokal untuk memahami konteks bahasa Indonesia. Selain itu, perusahaan memperkuat infrastruktur AI melalui platform NeoCloud dan membentuk kemitraan dengan FiberCo untuk memperluas jaringan fiber di Indonesia.

Langkah-langkah ini menegaskan komitmen IOH dalam membangun ekosistem digital terintegrasi, mulai dari infrastruktur hingga aplikasi berbasis AI. Ke depan, perusahaan berencana menjaga momentum pertumbuhan melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan jaringan, serta inovasi berbasis data dan AI, guna menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan industri digital nasional.

Secara keseluruhan, Indosat Ooredoo Hutchison menunjukkan bahwa strategi berbasis pelanggan dan AI dapat menghasilkan pertumbuhan finansial yang solid, sambil memperkuat jaringan, keamanan, dan ekosistem digital di Indonesia.

Indosat Ooredoo HutchisonAI hyper-personalization5GHiFi AirSahabat-AINeoCloudFiberCoekosistem digital

Komentar

Memuat komentar...