Eks Spesialis: Gempa Palu Tidak Menyebabkan Bojonegoro
Gambar atau konten salah?
Di media sosial Threads, sebuah unggahan dari akun hsuliz2021 menyebut gempa di Palu dengan magnitudo 6,7 memunculkan spekulasi bahwa gempa tersebut bisa memicu gempa di daerah lain, termasuk Bojonegoro di Jawa Timur. Unggahan itu segera menimbulkan banyak komentar dan kekhawatiran di kalangan warganet.
Akun tersebut meminta warga di beberapa wilayah—Bojonegoro, Pandeglang, Padang Pariaman, dan Simeulue Aceh—untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia menulis:
"Dari kejadian gempa Kota Palu 6,7 mag hari ini, mohon teman di Bojonegoro Jatim, Pandeglang Banten, Padang Pariaman, Simeulue Aceh, waspada bisa muncul gempa skala 6-7. Ada gempa sesar darat yang lebih sulit diprediksi," kata ia.
Ia juga menambahkan data tekanan lempeng bumi, mengatakan:
"Data tekanan lempeng bumi udah 1.200 bar, yang tertinggi masih Selat Sunda bisa 1.350 bar, arti bisa ada gempa skala 6-7-8," lanjutnya.
Unggahan tersebut mendapat 164 komentar dan lebih dari seribu like. Salah satu pengguna bertanya, "Sampai Jatim, Bojonegoro Pak?" Akun itu menjawab singkat, "Sesar Kendeng."
Profil hsuliz2021 menulis bio: "Travelling (18 country), utility energy master/senior engineer (level 3 from Nissan Motor Co Japan), enthusiast earth quake and tsunami."
Diskusi ini muncul karena ada dugaan bahwa gempa di Palu terkait dengan potensi gempa di Bojonegoro melalui keberadaan Sesar Kendeng. Untuk menanggapi hal tersebut, Dr. Ir. Amien Widodo, pakar geologi ITS dan peneliti senior Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) ITS, menjelaskan posisi Palu yang sangat jauh dari Pulau Jawa.
Ia berkata:
"(Palu) posisinya itu jauh sekali kan, di atas Jawa itu kan Kalimantan, terus Sulawesi sana ya. Nah, Sulawesi itu baru di atas Madura lah kiranya begitu. Nah, terus pergeseran sesarnya, pergeseran patahannya itu ke arah barat laut, jadi ke arah atas begitu, jadi miring terhadap Jawa itu miring. Jadi, enggak lurus langsung," jelas Amien.
Dengan penjelasan tersebut, sebagian orang mulai memahami bahwa meskipun gempa di Palu besar, jarak dan arah pergeseran lempeng membuat kemungkinan langsung memicu gempa di Bojonegoro tidak begitu tinggi. Namun, tetap disarankan untuk tetap waspada, karena gempa sesar darat memang sulit diprediksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
