Jadwal TKA 2026 Diubah, Pendaftaran Dimajukan

Jaka M. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Jadwal TKA 2026 Diubah, Pendaftaran Dimajukan

Gambar atau konten salah?

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) mengubah jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat pada tahun 2026. Perubahan ini mencakup waktu pendaftaran hingga jumlah mata pelajaran yang diujikan.

Pendaftaran TKA 2026 semula dijadwalkan mulai 18 Agustus. Namun, BKPDM memajukannya menjadi 27 Juli 2026. Pendaftaran akan ditutup pada 27 September 2026. Artinya, calon peserta punya waktu sekitar dua bulan untuk mendaftar. Waktu yang panjang ini sengaja diberikan agar siswa bisa mempertimbangkan pilihan mata pelajaran dengan lebih matang.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan banyak siswa sering bingung saat memilih mata pelajaran. Pilihan itu sebaiknya sesuai dengan rencana studi di perguruan tinggi atau bidang pekerjaan yang ingin ditekuni setelah lulus. "Jadi dalam rentang waktu yang ada, silahkan dituntaskan," ujar Rahmawati pada Selasa, 07 Juli 2026.

Berikut jadwal lengkap TKA SMA/SMK/MA/sederajat 2026:

  • Pendaftaran: 27 Juli – 27 September 2026
  • Simulasi: 21 – 27 September 2026
  • Gladi bersih: 5 – 18 Oktober 2026
  • Pelaksanaan utama: 26 Oktober – 8 November 2026
  • Pelaksanaan susulan: 16 – 29 November 2026
  • Pengumuman hasil: 23 Desember 2026

Ada beberapa perubahan penting dalam pelaksanaan TKA tahun ini. Pertama, ujian akan berlangsung selama empat hari. Setiap hari hanya satu mata pelajaran wajib yang diujikan. Sebelumnya, tiga mata pelajaran wajib diujikan dalam satu hari. Rahmawati menjelaskan, "Tahun ini untuk mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan satu hari, tapi satu hari satu mata pelajaran karena kemarin satu hari tiga mata pelajaran banyak yang mengeluh. Sekarang, kita bagi satu hari, satu mata pelajaran (wajib)."

Kedua, TKA tahun ini sudah terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN). Integrasi ini sebelumnya hanya berlaku untuk jenjang SD dan SMP. Kini aturan yang sama diterapkan untuk SMA, SMK, MA, dan sederajat. Tujuannya agar siswa tidak menjalani terlalu banyak ujian.

Ketiga, jumlah soal matematika wajib dikurangi. Tahun lalu siswa mengerjakan 30 soal dalam 75 menit. Banyak yang mengeluh kekurangan waktu. Tahun ini, soal matematika wajib menjadi 25 soal dengan waktu pengerjaan tetap 75 menit.

Berikut rincian jadwal ujian per mata pelajaran:

  • Hari Pertama: Latihan 5 menit, Bahasa Indonesia wajib dan literasi (30 soal, 75 menit), Survei karakter (AN, 25 menit)
  • Hari Kedua: Latihan 5 menit, Bahasa Inggris wajib (30 soal, 75 menit), Survei lingkungan belajar (AN, 25 menit)
  • Hari Ketiga: Latihan 5 menit, Matematika wajib dan numerasi (25 soal, 75 menit)
  • Hari Keempat: Latihan 5 menit, Mapel pilihan 1 (25 soal, 60 menit), Mapel pilihan 2 (25 soal, 60 menit)

Perubahan keempat adalah bertambahnya jumlah mata pelajaran pilihan. Kemendikdasmen menambahkan 50 mata pelajaran yang sesuai dengan program keahlian vokasi untuk siswa SMK. Total sekarang ada 69 mata pelajaran pilihan. Siswa tetap bisa memilih dua mata pelajaran dari daftar yang tersedia.

Daftar mata pelajaran pilihan meliputi Matematika tingkat lanjut, Bahasa Indonesia tingkat lanjut, Bahasa Inggris tingkat lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Pendidikan Pancasila/PPKN, Antropologi, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Arab, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Projek/Produk Kreatif dan Kewirausahaan, serta 50 mata pelajaran program keahlian vokasi.

Penambahan mata pelajaran pilihan ini memberi lebih banyak opsi bagi siswa, terutama dari SMK, untuk menyesuaikan ujian dengan bidang keahlian mereka. Sementara itu, pengurangan jumlah soal matematika wajib dan pembagian ujian menjadi empat hari diharapkan mengurangi keluhan siswa tentang waktu pengerjaan yang sempit.

TKA 2026jadwal pendaftaranmata pelajaran pilihanperubahan jadwalintegrasi Asesmen Nasionalpengurangan soal matematikapelaksanaan ujian empat hariBKPDM

Komentar

Memuat komentar...