Jalan Mulus Nelayan Senang, Ekonomi Lampon Naik Kelas

Hari W. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Jalan Mulus Nelayan Senang, Ekonomi Lampon Naik Kelas

Gambar atau konten salah?

Di pesisir selatan Banyuwangi, Jawa Timur, ada perubahan besar yang terasa langsung oleh warga. Jalan Lampon di Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, dulu rusak parah. Sekarang, jalannya mulus dan mantap. Bukan sekadar perbaikan aspal, ini soal bagaimana roda ekonomi bisa berputar lebih kencang.

Akses yang dulu susah dilalui, kini jadi mudah, cepat, dan nyaman. Para nelayan di Lampon merasakan dampaknya langsung. Hasil tangkapan ikan bisa dikirim ke luar daerah lebih cepat. Ikan tetap segar, harganya pun tinggi. Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, membenarkan hal ini. Menurutnya, mayoritas warga Lampon yang bekerja sebagai nelayan kini bisa tersenyum.

"Jalan yang mulus juga berimbas langsung pada naiknya minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Lampon," kata Didik pada Selasa, 14 Juli 2026. Bukan cuma nelayan yang diuntungkan. Pariwisata mulai menggeliat. Warga Lampon tidak tinggal diam. Mereka bergerak cepat. Dalam waktu dekat, mereka akan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Tujuannya, mengelola Pantai Lampon agar lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung.

Geliat pariwisata ini otomatis menggerakkan sektor ekonomi mikro. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru bermunculan di sepanjang jalur wisata. "Dengan makin banyaknya wisatawan, otomatis UMKM pun ikut tumbuh. Ekonomi masyarakat pun ikut tumbuh. Sekarang banyak dibangun warung-warung rujak, es, es degan (kelapa muda), dan lain-lain," tutur Didik.

Percepatan pembangunan di Kecamatan Pesanggaran tidak terjadi begitu saja. Didik menegaskan, kemajuan ini lahir dari sinergi antara Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dengan pelaku investasi, yaitu PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Iklim investasi yang sehat dan kondusif terbukti memberikan kontribusi nyata. Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR dari PT BSI langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.

"Alhamdulillah, dengan kehadiran Ibu Bupati, pemeliharaan jalan di Lampon dilakukan dengan bekerja sama dengan PT BSI. Tidak hanya di Lampon, nanti jalan yang ada di depan SMA Pesanggaran hingga pom bensin juga akan ditangani oleh PT BSI," jelas Didik.

Komitmen investasi hijau dan berkelanjutan dari anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini akan terus berlanjut. Didik membocorkan, rencana pemeliharaan infrastruktur jalan berikutnya sudah masuk agenda. Jalur dari depan Kantor Kecamatan Pesanggaran hingga Pantai Pulau Merah dijadwalkan akan segera dipelihara oleh PT BSI. Termasuk jalur strategis menuju Desa Kandangan.

Keberhasilan di Kecamatan Pesanggaran menjadi contoh nyata. Kehadiran investasi tidak hanya membawa modal usaha. Ia juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. Dukungan penuh dari semua elemen masyarakat terhadap iklim investasi yang sehat akan menjadi kunci untuk membuka pembangunan yang lebih besar, membawa kemakmuran, dan memajukan Banyuwangi.

Perlu diketahui, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, adalah lokasi investasi PT BSI. Perusahaan ini memegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012. Wilayah Kecamatan Pesanggaran meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo, dan Pesanggaran. Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini beroperasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sebagai pelaku investasi, PT BSI terus menancapkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM atau CSR terus digelontorkan dengan delapan program utama. Meliputi bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas, dan infrastruktur.

Singkatnya, perbaikan jalan di Lampon bukan hanya soal beton dan aspal. Ini tentang bagaimana sebuah desa pesisir bisa naik kelas. Akses yang baik membuka peluang ekonomi baru, dari nelayan yang bisa menjual ikan lebih segar hingga warga yang membuka warung untuk wisatawan. Semua ini terjadi karena ada kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan investasi. Banyuwangi selatan perlahan tapi pasti berubah.

perbaikan jalanekonomi nelayanpariwisataUMKMinvestasiCSRBanyuwangi

Komentar

Memuat komentar...