Khofifah Perintahkan Perizinan Tambang Bebas Pungli
Gambar atau konten salah?
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi melantik Aftabuddin Rijaluzzaman sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur. Pelantikan ini berlangsung di Gedung Negara Grahadi pada Selasa, 14 Juli 2026. Aftabuddin menggantikan Aris Mukiyono, yang sebelumnya ditangkap oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus pungutan liar (pungli) terkait izin tambang.
Dalam sambutannya, Khofifah memberikan arahan tegas kepada Aftabuddin. Ia meminta agar proses perizinan tambang di Dinas ESDM Jatim dibersihkan dari praktik pungli. Salah satu langkah konkret yang diinstruksikan adalah peluncuran aplikasi layanan perizinan. Tujuannya, mengurangi interaksi tatap muka antara pemohon dan petugas. "Di ESDM, dalam waktu tidak lama bisa diluncurkan aplikasi untuk memproses layanan perizinan agar bisa semaksimal mungkin dihindari face to face. Ketemunya nanti di sistem, saya minta tolong dalam waktu tidak lama bisa difinalkan," ujar Khofifah.
Khofifah menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses perizinan tambang di Jawa Timur. Ia berharap, meskipun tidak ada pertemuan langsung, kualitas layanan tetap optimal. "Supaya apa yang kita harapkan ada akuntabilitas dan percepatan layanan diwujudkan semua institusi. Kita berharap percepatan di sektor terkait layanan-layanan publik yang diharapkan pertemuan face to face-nya diminimalisir atau dihindarkan. Kita berharap transparansi akuntabilitas itu bagian yang kita ikhtiarkan bersama," jelasnya.
Menanggapi instruksi gubernur, Aftabuddin menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas sebaik mungkin. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan aplikasi khusus untuk proses pertambangan. "Ini kita siapkan aplikasinya, kalau launching-nya masih kita persiapkan. Sekarang sedang finalisasi dengan teman-teman dari BKD yang sudah punya pengalaman aplikasi tentang ASN yang sudah diakui nasional, nah kita belajar dari itu," kata Aftabuddin.
Aftabuddin menambahkan, aplikasi tersebut rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat. Gubernur Khofifah sendiri yang akan meresmikan peluncurannya. "Insya Allah dalam waktu dekat kita akan launching nanti dan Ibu Gubernur Khofifah langsung yang melaunching. Jadi, seperti harapannya Ibu Gubernur, bagaimana agar proses perizinan tambang ini menjadi lebih efisien, efektif, akuntabel, dan berupaya bagaimana agar tidak lagi ketemu orang ketemu orang," tambahnya.
Lebih lanjut, Aftabuddin mengungkapkan bahwa sistem yang dikembangkan akan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Dengan begitu, segala bentuk konsultasi terkait perizinan bisa dijawab langsung oleh sistem tanpa perlu bertemu petugas. "Kita upayakan semaksimal mungkin orang ketemu sistem. Insya Allah kita buat berbasis artificial intelligence (AI) nanti, sehingga segala macam konsultasi dijawab oleh AI langsung," tandasnya.
Langkah ini diambil setelah kasus pungli yang melibatkan pejabat sebelumnya. Penggunaan sistem digital dan AI diharapkan dapat meminimalkan celah korupsi dan mempercepat pelayanan publik di sektor pertambangan Jawa Timur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Khofifah Perintahkan Perizinan Tambang Bebas Pungli
BKN Mulai Tes CAT PPPK Sekolah Rakyat 13 Juli 2026
Dalang Pencurian Louvre Kecewa, Hasil Rampasan Terlalu Sedikit
Wasit AS Pimpin Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Kiper Bandung Pilih Persija, Aqil Akui Butuh Waktu
Lelang Frekuensi 700 MHz & 2,6 GHz Resmi, Ini Pemenangnya
Bootcamp Akuntansi Siap Bantu Rapiin Laporan Keuangan