Jasa Marga Maafkan Pengguna Tol Jagorawi, Perbaiki Jalan
Gambar atau konten salah?
PT Jasa Marga (Persero) mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan tol akibat kerusakan di Tol Jagorawi arah Bogor. Insiden pecah ban terjadi pada malam Kamis, 30 April 2026, ketika beberapa kendaraan menabrak jalan yang rusak.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Widyatmiko Nursejati, menyatakan, “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan para pengguna Jalan Tol Jagorawi, kami langsung mengidentifikasi dan melakukan perbaikan Kamis malam.” Pernyataan ini dirilis pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Perusahaan menegaskan bahwa respon cepat telah dilakukan. Kerusakan di jalur Jagorawi sudah diperbaiki dan jalan tol kini kembali dapat digunakan seperti biasa. Widyatmiko menambahkan bahwa Jasa Marga juga akan mengganti rugi atas kerusakan ban pada enam kendaraan yang terdampak.
Ia menegaskan, “Kerusakan jalan yang berada di Jagorawi telah diperbaiki dan enam kendaraan yang melaporkan kerusakan ban mendapatkan penggantian atas kerusakan ban.” Fokus utama tetap pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Untuk mencegah kejadian serupa, Widyatmiko menjanjikan patroli rutin, khususnya pada kondisi hujan. Ia berkata, “Kami akan senantiasa melakukan patroli di dalam kondisi hujan ini untuk memastikan jalan tol dalam kondisi baik.”
Video yang beredar menunjukkan enam mobil terpaksa menepi di pinggir jalan karena pecah ban. Insiden ini menyoroti pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan tol.
Secara keseluruhan, Jasa Marga menanggapi insiden dengan cepat, memperbaiki jalan, mengganti kerusakan ban, dan meningkatkan patroli untuk menjaga keselamatan pengguna.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
