Jasa Marga Perbaiki 8 Titik Rusak Tol Jagorawi di Rute
Gambar atau konten salah?
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division telah memperbaiki perkerasan Tol Jagorawi yang rusak. Penelusuran lapangan mengidentifikasi delapan titik perkerasan yang mengalami kerusakan, mulai dari KM 17 hingga KM 22 di Ruas Tol Jagorawi arah Ciawi.
Senior General Manager JMT Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan perbaikan dilakukan setelah muncul keluhan ban pecah akibat jalan rusak. Ia memohon maaf kepada pengguna jalan yang mengalami pecah ban bersamaan ketika melintasi Ruas Tol Jagorawi pada 30 April 2026.
“Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi,” jelas Widiyatmiko dalam keterangannya pada 2 May 2026.
Ia memastikan Representative Office 1 JMT bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) telah menuntaskan perbaikan permanen pada titik-titik kerusakan dan melanjutkan pemantauan atas kualitas perbaikan yang telah dilakukan.
Mobile Customer Service, derek, dan armada layanan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga siaga membantu pengguna jalan yang mengalami kendala di lapangan serta memastikan arus lalu lintas tetap terjaga.
“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan,” tutup Widiyatmiko.
Perbaikan ini menandai komitmen Jasa Marga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus menyediakan mekanisme kompensasi bagi yang terdampak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
