Joshua Baer Tewas di Kecelakaan Jet Pribadi Texas
Gambar atau konten salah?
Selasa (16 Juni 2026), sebuah jet pribadi NetJets jatuh di jalan raya kota Laredo, Texas, Amerika Serikat. Jet tersebut sedang menuju Austin dari San José del Cabo, Meksiko, ketika melakukan pendaratan darurat di selatan Laredo sekitar pukul 10.00 malam waktu setempat. Saat menabrak jalan, pesawat meledak dan terbakar di depan pengendara yang terkejut.
Di dalam pesawat terdapat enam penumpang, salah satunya Joshua Baer, miliarder sekaligus CEO startup teknologi. Kecelakaan menewaskan Baer, sementara lima penumpang dan awak lainnya selamat. Mereka dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis.
Saksi di lokasi melaporkan suasana kacau. Pengemudi yang melintas langsung menghentikan kendaraan, meninggalkannya di pinggir jalan, lalu berlari menuju badan pesawat yang mulai terbakar. Mereka berusaha membantu orang-orang yang terjebak di dalam pesawat.
Perusahaan startup yang dipimpin Baer, Capital Factory, mengonfirmasi kematian sang CEO pada Rabu (17 Juni 2026). Dalam pernyataan resmi, presiden perusahaan Bryan Chambers menyebut Baer sebagai "pemimpin yang tak kenal takut, mitra yang brilian, dan teman yang sangat disayangi oleh banyak dari kita."
Capital Factory didirikan pada 2009. Sejak itu, perusahaan telah menyuntikkan dana investasi ke sejumlah startup teknologi. Contohnya termasuk perusahaan robot humanoid Apptronik, perusahaan kedirgantaraan Intuitive Machines dan Firefly Aerospace, serta perusahaan bioteknologi Colossal Biosciences yang berupaya menghidupkan kembali spesies yang punah. Chambers menegaskan, "Kami akan melanjutkan misinya untuk mendukung para pendiri (startup yang didanai Capital Factory) yang tak terhentikan."
Insiden ini menyoroti risiko penerbangan jet pribadi dan dampak kehilangan seorang pemimpin aktif di sektor teknologi. Meskipun Baer tidak lagi hidup, perusahaan yang dipimpinnya tetap berkomitmen pada misi pendanaan startup yang inovatif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
