Juru Parkir Brebes Gagalkan Curi Rp3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Gambar atau konten salah?
Seorang perempuan lanjut usia bernama Kursiyati (65 tahun) mendapat kejutan besar. Ia bekerja sebagai juru parkir di Brebes. Beberapa hari lalu, ia menggagalkan aksi pencurian uang senilai Rp 3,6 miliar. Kini, pemilik uang itu, Kliwon Alwawan, mengajaknya pergi umrah.
Kliwon datang langsung ke rumah Kursiyati pada Kamis, 18 Juni 2026. Ia menyampaikan bahwa hadiah umrah ini adalah bentuk terima kasih yang tulus. Bukan karena desakan orang lain atau karena ramai di media sosial. Menurut Kliwon, ia dan istrinya ikhlas mengajak Kursiyati ke Tanah Suci.
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Senin, 15 Juni 2026. Saat itu, Kursiyati melihat seseorang memecahkan kaca mobil Kliwon yang sedang diparkir. Ia langsung berteriak minta tolong. Pencuri sempat mengambil uang dari dalam mobil. Tapi karena teriakan Kursiyati, pencuri itu panik dan kabur. Uang Rp 3,6 miliar akhirnya kembali utuh ke tangan Kliwon.
Setelah kejadian itu, Kliwon memberi Kursiyati uang Rp 100 ribu sebagai tanda terima kasih. Kursiyati, yang memiliki lima anak, membagi uang itu kepada tiga rekannya. Masing-masing mendapat Rp 25 ribu.
Kliwon mengaku saat itu ia masih dalam kondisi panik. "Saat itu saya panik dan gemetar. Saya baru saja mengalami kejadian yang luar biasa. Jadi bukan berarti saya hanya ingin memberi Rp100 ribu," kata Kliwon kepada wartawan pada Jumat, 19 Juni 2026 sore.
Beberapa hari kemudian, Kliwon yang berprofesi sebagai juragan kapal ikan, meminta adiknya mencari alamat rumah Kursiyati. Ia ingin mengajak perempuan itu umrah. "Hadiah itu bukan karena setelah viral imbalan Rp 100 ribu, tapi saya dan istri ikhlas untuk mengajak umrah, setelah beliau mengungkapkan ingin melihat Ka'bah," jelas Kliwon.
Kursiyati sendiri tidak pernah menyangka akan mendapat hadiah seperti ini. "Tidak pernah membayangkan akan bisa ke Tanah Suci. Wong sehari dapat uang sekitar Rp 36 ribu, kalau ramai Rp 90 ribu. Paling buat makan sama jajan cucu," kata dia.
Rencananya, Kursiyati akan berangkat umrah pada 7 Agustus 2026. Ia sudah mengurus semua administrasi untuk persiapan keberangkatan. "Saya orang tidak punya, ini seperti mimpi. Saya tidak menyangka akan diajak umrah," kata Kursiyati.
Kisah ini menunjukkan bagaimana tindakan sederhana seorang perempuan lanjut usia bisa berbuah kebaikan yang besar. Kursiyati hanya melakukan apa yang menurutnya benar: berteriak saat melihat kejahatan. Ia tidak membayangkan akan mendapat imbalan sebesar perjalanan ke Tanah Suci.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
