Juru Parkir Kusriyati Selamatkan Uang, Dihargai Umrah
Gambar atau konten salah?
Kusriyati (65) adalah juru parkir di Brebes yang menolak pencurian uang senilai Rp 3,6 miliar pada 15 Juni 2024. Saat mobil milik Kliwon Alwawan diparkir, seorang maling memecah kaca dan berusaha mengambil uang. Kusriyati berteriak meminta tolong, sehingga maling tersebut terhenti. Akhirnya, uang tetap utuh di dalam mobil.
Setelah kejadian, Kliwon Alwawan mengunjungi rumah Kusriyati pada 18 Juni 2024. Ia memberi hadiah umrah sebagai ungkapan terima kasih atas keberanian Kusriyati. Hadiah tersebut datang setelah Kliwon menyadari betapa pentingnya tindakan cepat juru parkir tersebut.
Di hari sebelumnya, Kliwon menyadari bahwa ia hanya bisa memberikan Rp 100 ribu sebagai ucapan terima kasih. Ia kemudian membagikan uang itu kepada tiga rekan, masing-masing Rp 25 ribu. Saat diwawancara, Kliwon menjelaskan, “Saat itu saya panik dan gemetar. Saya baru saja mengalami kejadian yang luar biasa. Jadi bukan berarti saya hanya ingin memberi Rp100 ribu.”
Beberapa hari setelah peristiwa, Kliwon meminta adiknya mencari alamat Kusriyati. Pada hari Kamis, ia datang ke rumah juru parkir itu dan mengajak beliau umrah. Ia menegaskan, “Hadiah itu bukan karena setelah viral imbalan Rp 100 ribu, tapi saya dan istri ikhlas untuk mengajak umrah, setelah beliau mengungkapkan ingin melihat Ka'bah.”
Kusriyati mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapat kesempatan tersebut. Ia mengatakan, “Tidak pernah membayangkan akan bisa ke Tanah Suci. Wong sehari dapat uang sekitar Rp 36 ribu, kalau ramai Rp 90 ribu. Paling buat makan sama jajan cucu.”
Rencana keberangkatannya ke Tanah Suci dijadwalkan pada 7 Agustus 2026. Ia sudah mengurus administrasi dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ia menambahkan, “Saya orang tidak punya, ini seperti mimpi. Saya tidak menyangka akan diajak umrah.”
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana tindakan sederhana seorang juru parkir dapat mengubah nasib seseorang. Keberanian Kusriyati tidak hanya menyelamatkan uang, tetapi juga membuka pintu kesempatan bagi kehidupan yang lebih baik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
