Kader PKK Digerakkan Wujudkan Indonesia Emas 2045

Andi B. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kader PKK Digerakkan Wujudkan Indonesia Emas 2045

Gambar atau konten salah?

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa kader PKK memegang peranan krusial dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Peran ini, menurutnya, juga menjadi fondasi untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus menyokong setiap program yang dijalankan oleh Tim Penggerak (TP) PKK.

Pernyataan tersebut disampaikan Subandi saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang ke-54. Acara itu berlangsung di Hall Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa program-program PKK harus sejalan dengan kebijakan Asta Cita dan arahan pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah pada bidang pangan, sandang, dan pengelolaan rumah tangga demi mewujudkan keluarga yang sejahtera.

"Kader PKK merupakan garda terdepan dalam mewujudkan pemenuhan gizi seimbang dan ketahanan pangan keluarga sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendukung gerakan PKK," ujar Subandi pada Selasa, 07 Juli 2026.

Subandi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Mereka dinilai telah menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Ia mengakui bahwa program pemerintah tidak bisa berhasil hanya dengan kerja seorang bupati.

"Program pemerintah tidak bisa diselesaikan oleh bupati sendiri. Keberhasilan pembangunan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK yang setiap bulan aktif menjalankan berbagai kegiatan di tengah masyarakat. Program PKK harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Subandi berharap agar sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK semakin kuat. Dengan begitu, berbagai program pemberdayaan keluarga bisa menjangkau lebih banyak warga. "Melalui peringatan HKG PKK ke-54, saya berharap sinergi antara pemerintah dan TP PKK semakin kuat sehingga berbagai program pemberdayaan keluarga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sidoarjo," harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, mengajak seluruh kader untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Program ini menjadi fondasi pemberdayaan keluarga sekaligus mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. "PKK harus terus meneguhkan jati dirinya sebagai pondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan melalui penguatan keluarga," kata Sriatun.

Menurut Sriatun, gerakan PKK memiliki kekuatan yang sangat besar. Saat ini, ada sekitar 91.600 kepengurusan TP PKK di tingkat desa dan kelurahan. Mereka didukung oleh 2.079.639 kelompok PKK di tingkat dusun, RW, dan RT. Seluruhnya digerakkan oleh 6.364.671 kader yang bekerja secara sukarela. Jumlah ini memungkinkan PKK untuk menjangkau keluarga di seluruh pelosok Indonesia.

Selain mengoptimalkan program bersama pemerintah pusat dan daerah, TP PKK juga berencana menjalin kerja sama dengan organisasi advokat Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperluas akses pendampingan hukum bagi masyarakat di tingkat keluarga dan komunitas. "Saya berharap peringatan HKG PKK dapat dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, namun mampu memperkuat komitmen untuk terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat," pungkasnya.

Peringatan HKG PKK ke-54 ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran kader sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga. Dengan jumlah kader yang mencapai jutaan orang, PKK memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan dari tingkat paling bawah. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, seperti yang disampaikan Bupati Subandi, menjadi kunci agar program-program PKK bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.

PKKKesejahteraanKaderIndonesia Emas 2045Pemberdayaan KeluargaSidoarjoAsta CitaKetahanan Pangan

Komentar

Memuat komentar...