KAI Gabung Stasiun Karet & BNI City, Hindari Kecelakaan

Lina F. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
KAI Gabung Stasiun Karet & BNI City, Hindari Kecelakaan

Gambar atau konten salah?

PT Kereta Api Indonesia (Persero), yang lebih dikenal dengan singkatan KAI, akan membenahi dua stasiun KRL, Stasiun Karet dan Stasiun BNI City. Rencana ini diungkapkan oleh Direktur Utama Bobby Rasyidin pada rapat di Kompleks Parlemen.

Menurut Bobby Rasyidin, kedua stasiun tersebut akan digabung karena jaraknya sangat dekat. Ia menyebut jarak antar stasiun hanya 150 meter. Dengan jarak begitu pendek, risiko kecelakaan kereta di lintasan menjadi cukup tinggi.

“Nah, item-item kecil yang kami lakukan di Jabodetabek ini adalah melakukan integrasi dari Stasiun Karet itu dengan Stasiun BNI City. Jadi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City ini jaraknya cuma 150 meter, jadi kereta jalan, habis itu ngerem lagi. Dan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di Stasiun Karet ini cukup tinggi,” kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (03 Juni 2026).

Rencana detailnya adalah Stasiun Karet akan diubah menjadi slasar dan dilengkapi travelator atau eskalator datar. Namun, semua proses tap in dan tap out tetap akan dilakukan di Stasiun BNI City. “Sehingga rencananya nanti Stasiun Karet ini kita hanya akan bikinkan dia kayak selasar gitu ya. Demi kenyamanan penumpang juga nanti kita akan bikinkan travelator. Jadi semua nanti, gate-in dan gate-outnya itu ada di Stasiun BNI City,” jelas Bobby.

Penggabungan ini merupakan bagian dari proyek Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Dukuh Atas. TOD bertujuan mengintegrasikan berbagai moda transportasi—LRT, MRT, KRL Commuter Line, dan kereta bandara—di satu lokasi. Proyek ini diperkirakan selesai pada 2027.

Penggabungan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City sendiri sudah direncanakan selesai pada Desember 2025, namun hingga saat ini belum terealisasi. Hal ini menandakan masih ada kendala teknis dan administratif yang perlu diselesaikan.

Dengan menggabungkan kedua stasiun, KAI berharap dapat menurunkan risiko kecelakaan, meningkatkan kenyamanan penumpang, dan memperkuat integrasi transportasi di wilayah Jabodetabek. Proyek ini mencerminkan upaya pemerintah untuk memfasilitasi mobilitas publik melalui infrastruktur yang lebih terkoordinasi.

KAIStasiun KaretStasiun BNI Cityintegrasirisiko kecelakaanTransit Oriented DevelopmentJabodetabek

Komentar

Memuat komentar...