Katedral Medan Selenggarakan Perarakan Minggu Palma 29 Maret
Gambar atau konten salah?
Di Medan, umat Katolik Gereja Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda, yang juga dikenal sebagai Katedral Medan, memulai Pekan Suci dengan perarakan Minggu Palma. Perayaan ini menandai masuknya Yesus Kristus ke Yerusalem sebagai Raja, sekaligus membuka rangkaian persiapan menuju Hari Raya Paskah.
Ribuan jemaat, mulai dari remaja hingga orang tua, turut serta dalam acara yang dipimpin oleh RD Jameslim Damanik. Sebelum misa, umat diberkati daun palma, lalu melanjutkan perarakan di jalan raya dan kembali ke gereja. “Saudara‑saudari marilah kita melaksanakan perarakan Minggu Palma dengan damai dan penuh hikmat,” ujar RD Jameslim pada 29 Maret 2026.
Selama perarakan, para pengikut menyanyikan lagu‑lagu pujian seperti “Yerusalem Lihatlah Rajamu”, “Kristus Jaya”, dan “Segala Hormat”. Daun palma yang sudah diberkati digenggam, dan momen tersebut diabadikan lewat foto serta video. Sesampainya di gereja, pastor dan jemaat masuk ke dalam ruangan, memulai misa dengan penuh semangat. Aula dan gedung serbaguna terisi penuh, sementara kursi di halaman depan dipadati oleh umat.
Dalam kotbahnya, RD Jameslim menegaskan bahwa Minggu Palma adalah perayaan masuknya Yesus ke Yerusalem sebagai Raja. Ia juga menekankan bahwa perayaan ini menandai dimulainya Pekan Suci menjelang Paskah. “Melambaikan daun Palma dan melaksanakan perarakan sebagai bentuk merenungkan ketika Yesus masuk ke Yerusalem. Daun Palma artinya bersukacita dan bergembira mengakui Yesus sebagai Raja,” jelasnya.
Ia mengajak jemaat untuk merenungkan kisah kehidupan Yesus pada masa itu, yang penuh dengan kejam. “Pesan‑pesannya untuk kita, dalam bacaan injil tadi bisa kita dengar bagaimana gambaran kehidupan yang dialami Yesus. Awalnya dia disambut baik, lalu tiba‑tiba berteriak Yesus disalibkan,” tambahnya. Ia juga menyinggung bahwa dalam Injil terdengar murid Yesus yang mengkhianatinya. Yudas Iskariot menjual Yesus dengan 30 keping perak. “Itulah sejatinya gambaran hidup di zaman Yesus, zaman sekarang juga ada satu‑satu. Intinya jangan pentingkan kepentingan kita dan mengorbankan orang lain,” ujarnya.
Pelaksanaan misa Minggu Palma di Katedral Medan berlangsung pada 29 Maret 2025 sebanyak empat kali: pukul 06.30 WIB, 09.00 WIB, 15.00 WIB, dan 17.00 WIB. Gereja Katolik Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda berlokasi di Jl. Pemuda No. 1, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Perayaan Minggu Palma menjadi momen penting bagi umat untuk merenungkan pengorbanan Yesus. Selain itu, acara ini juga mempersiapkan diri menyambut Paskah yang akan dirayakan pada 5 April 2026.
Acara ini menegaskan kembali nilai kebersamaan dan refleksi spiritual bagi komunitas Katolik Medan, sambil menandai langkah menuju perayaan Paskah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Oman Hadapi Garuda di Gelora Bung Karno, 4 Juni 2026
Empat Jemaah Haji Sumatera Selatan Dirawat di Saudi, Stabil
SPMB Bali 2026 Mulai 22 Juni, Daftar Murid Baru SMA/SMK
Andoni Iraola Jadi Pelatih Liverpool, Kontrak 2028 Mulai 2026
AI Sumber dari Filsafat, Katakan Wakil Menteri Pendidikan
BEI: Laba Bersih LQ45 Naik 30% di Q1 2026 Meski IHSG Turun Selama 2026
