Kebakaran Hotel RPH, 10 Kamar Hangus

Kartika D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kebakaran Hotel RPH, 10 Kamar Hangus

Gambar atau konten salah?

Kebakaran melanda Rantau Prapat Hotel (RPH) yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Insiden ini menyebabkan satu orang terluka.

AKP Aswin Irwan, Kasi Humas Polres Labuhanbatu, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi pada hari Jumat, 10 Juli 2026, sekitar pukul 10.10 WIB. Dugaan awal, api berasal dari kamar nomor 247 akibat korsleting listrik.

"Dugaan sementara, api berasal dari korsleting arus pendek di kamar nomor 247," ujar Aswin dalam keterangannya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tamu hotel yang sedang menuju kolam renang. Tamu tersebut melihat kepulan asap tebal keluar dari salah satu kamar. Ia segera melaporkan temuannya kepada petugas resepsionis hotel, Ibnu Maulid Sabillah.

"Setelah menerima informasi dari tamu, petugas resepsionis langsung mengecek kamar yang dimaksud dan mendapati asap tebal sudah keluar dari dalam kamar," jelas Aswin.

Melihat asap yang semakin pekat, Ibnu berteriak meminta seluruh tamu hotel untuk segera keluar dan menyelamatkan diri. Api saat itu mulai membesar dengan cepat.

"Petugas resepsionis langsung mengingatkan seluruh tamu agar segera turun dan menyelamatkan diri dari kobaran api," tambahnya.

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.25 WIB. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) dari Sat Samapta Polres Labuhanbatu dikerahkan. Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 11.20 WIB.

Akibat kebakaran ini, sebanyak 10 kamar hotel hangus terbakar. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, namun satu orang mengalami luka bakar. Korban adalah pemilik hotel berinisial DS (38).

Kerugian materi akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

"Ada 10 kamar hotel yang terbakar, satu orang mengalami luka bakar yakni pemilik hotel DS (38)," ucap Aswin.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman, mendata saksi dan korban, mengamankan barang bukti, serta memasang garis polisi di lokasi. Barang bukti yang diamankan berupa satu potong kabel dan satu potong kayu.

"Saat ini lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi dan situasi dalam keadaan aman serta kondusif," pungkasnya.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Korsleting listrik masih menjadi dugaan utama, namun polisi belum menutup kemungkinan faktor lain.

kebakaranRantau Prapat Hotelkorsleting listrikLabuhanbatukamar hotelkorban lukakerugian materi

Komentar

Memuat komentar...