Kebiasaan Pagi Merugikan: Ubah Jadi Sehat Hari Ini
Gambar atau konten salah?
Mengawali hari dengan kebiasaan yang tepat dapat memengaruhi suasana hati, energi, dan kesehatan jangka panjang. Banyak orang, meski tidak sadar, melakukan tindakan di pagi hari yang justru merugikan. Berikut beberapa kebiasaan sederhana yang bisa mengganggu kesejahteraan fisik dan mental.
- Melewatkan Sarapan
Jika tubuh tidak diberi makanan setelah berpuasa semalaman, rasa lemas dan kesulitan fokus bisa muncul. “Meski tidak selalu berbahaya, melewatkan sarapan sering membuat seseorang ngemil berlebihan di siang atau malam hari, yang bisa berdampak pada kenaikan berat badan dan gula darah,” kata ahli gizi Maxine Yeung, dikutip dari Real Simple, Minggu (29 Maret 2026). Idealnya, makan dalam dua jam setelah bangun. Bila sulit, dengarkan sinyal lapar tubuh dan prioritaskan makanan bernutrisi seperti protein, lemak sehat, dan karbohidrat berserat.
- Ngopi Sebelum Minum Air Putih
Setelah tidur semalaman, tubuh cenderung mengalami dehidrasi. “Jika kamu langsung minum kopi setelah bangun, kamu berisiko menambah dehidrasi karena kafein bersifat diuretik, yang membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan lewat urine,” ungkapnya. Kopi juga dapat menekan napsu makan, sehingga tanpa sadar bisa melewatkan sarapan. Minum setidaknya dua gelas air sebelum menikmati kopi pertama membantu tubuh lebih segar dan memulai proses pencernaan serta metabolisme.
- Langsung Buka Ponsel
Buka ponsel saat bangun tidur, entah untuk berita, email, atau media sosial, membuat otak langsung masuk ke mode reaktif. “Selain memicu stres dan distraksi, doomscrolling di pagi hari bisa membuat otak mengasosiasikan bangun tidur dengan kecemasan,” jelas terapis Annie Miller. Coba beri jeda 5–10 menit tanpa layar, misalnya dengan stretching ringan atau menghirup udara segar, agar pikiran lebih siap memulai hari.
- Mulai Hari Buru‑Buru
Menjalankan aktivitas pagi dengan terburu‑buruan dapat langsung memicu stres. Jika kebiasaan ini berlanjut, sistem saraf tidak sempat mencapai kondisi tenang, sehingga kemampuan berpikir dan mengambil keputusan menjadi terganggu. Luangkan waktu, meski hanya 5 menit, untuk ritual sederhana seperti stretching atau menikmati kopi dengan tenang.
- Tak Terpapar Sinar Matahari
Pemerataan sinar matahari di pagi hari membantu memperbaiki mood dan meningkatkan fokus. Manfaat ini tidak dapat didapatkan jika tidak terpapar sinar matahari dengan cukup. Jika tidak memungkinkan, misalnya karena bangun sebelum matahari terbit, terapi cahaya terang dapat menjadi alternatif.
- Tekan Tombol ‘Tunda’ Alarm
Menekan tombol ‘tunda’ terasa seperti menambah waktu tidur, namun kualitas tidur menjadi tidak optimal. Snooze justru mengganggu fase tidur yang penting untuk pemulihan. Jika memang ingin tidur lebih lama, atur alarm langsung di waktu yang diinginkan. “Sebagian besar orang butuh setidaknya 7 jam tidur, dan kualitas sama pentingnya dengan durasi,” kata psikolog Stacey Pawlak.
Dengan menyadari dan mengubah kebiasaan pagi yang merugikan, seseorang dapat memulai hari dengan lebih segar, fokus, dan sehat. Kebiasaan sederhana seperti mengonsumsi sarapan, minum air sebelum kopi, menunda membuka ponsel, memberi waktu tenang, menatap sinar matahari, dan menghindari tombol tunda alarm dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan fisik dan mental. Menyesuaikan rutinitas pagi menjadi langkah kecil namun penting menuju kehidupan yang lebih seimbang dan produktif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
