Kebocoran Atap Gate 7 SIAH Berhenti, Operasional Lancar
Gambar atau konten salah?
PT Angkasa Pura Indonesia mengklarifikasi video yang beredar di media sosial. Video itu menunjukkan atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 di Bandara Internasional Soekarno‑Hatta jebol saat hujan lebat.
Yudistiawan, Wakil Kepala Komunikasi dan Hukum Bandara Internasional Soekarno‑Hatta, menegaskan bahwa kejadian tersebut memang terjadi. Ia menjelaskan bahwa kebocoran hanya terjadi di satu titik dan berlangsung singkat.
"Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit," kata Yudistiawan. Ia menambahkan bahwa petugas operasional bandara segera menanggapi, membersihkan, dan membatasi area yang terdampak. Area tersebut kini bersih dan situasi telah kembali kondusif. Operasional bandara tetap berjalan lancar.
Seluruh fasilitas sisi udara, termasuk landasan pacu, taxiway, dan apron, dinyatakan dalam kondisi baik. Tidak ada genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.
Hujan lebat hari ini juga memengaruhi beberapa penerbangan, khususnya pada fase pendaratan. Menurut data dari Airport Operation Control Center (AOCC), tercatat:
- 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain
- 14 penerbangan melakukan prosedur holding
- 13 penerbangan melakukan go around
- 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA)
Yudistiawan menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, dan semua stakeholder terkait. Tujuannya memastikan operasi penerbangan tetap aman, tertib, dan terkendali meski cuaca kurang kondusif.
Personel bandara bekerja 24 jam, memantau semua fasilitas termasuk infrastruktur bangunan. Ketika ada kemungkinan gangguan, area sekitar akan disterilisasi dari penumpang dan pekerja bandara untuk meminimalisir dampak.
Pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau layar informasi di bandara. Mereka juga disarankan datang lebih awal guna mengantisipasi penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.
Dengan langkah-langkah cepat dan koordinasi yang solid, PT Angkasa Pura Indonesia memastikan bahwa meski terjadi kebocoran atap, keselamatan penumpang dan operasional bandara tetap terjaga. Kejadian ini menegaskan pentingnya kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi cuaca ekstrem di bandara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
