Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: CEO Danantara Mengungkap Duka, Panggilan Solidaritas, dan Koordinasi Evakuasi Langkah Tanggap Cepat untuk Penanganan Rapi Efektif

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: CEO Danantara Mengungkap Duka, Panggilan Solidaritas, dan Koordinasi Evakuasi Langkah Tanggap Cepat untuk Penanganan Rapi Efektif

Gambar atau konten salah?

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan duka mendalam atas kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026. Ia menegaskan solidaritasnya kepada penumpang, keluarga, dan petugas yang terdampak.

“Kami menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam atas insiden yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Simpati sebesar besarnya kepada seluruh penumpang, keluarga, serta petugas yang terdampak,” ujar Rosan dalam keterangannya, 28 April 2026.

Rosan menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memprioritaskan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Ia memastikan informasi mengenai perkembangan evakuasi akan terus diperbarui secara berkala guna memastikan proses penanganan dilakukan secara efektif dan cepat.

Ia menambahkan, “Saat ini, kami tengah mengarahkan dan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) berfokus pada proses evakuasi dan penanganan di lapangan dengan mengutamakan pertolongan pertama.”

Insiden terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, pukul 20.52 WIB, di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Kereta Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan KRL Commuter Line rute JakartaCikarang.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin juga membuka suara. Ia menjelaskan, “Kejadian ini di jam 9 kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau, di JPL 85. Ini yang kami curigai membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur ini agak terganggu, sementara itu kronologinya.”

Bobby menutup pernyataannya dengan, “Tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan kereta ini.”

Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi cepat antara perusahaan kereta dan pihak berwenang. Kerja sama yang intensif diharapkan dapat mempercepat evakuasi dan meminimalkan dampak bagi semua pihak yang terlibat.

CEO Danantara IndonesiaKecelakaan keretaStasiun Bekasi TimurEvakuasiPT Kereta Api IndonesiaKRL Commuter LineArgo Bromo AnggrekKNKT

Komentar

Memuat komentar...