Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Double Degree 2026

Dani L. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Double Degree 2026

Gambar atau konten salah?

Kementerian Agama membuka pendaftaran beasiswa master double degree hingga 31 Mei 2026. Program ini ditujukan bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan.

Beasiswa ini memberi kesempatan bagi penerima untuk menempuh pendidikan di Indonesia sekaligus di kampus ternama di United Kingdom. Dua universitas mitra utama adalah The University of Edinburgh dan SOAS University of London. Program ini termasuk salah satu jenis Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2026, yang dikelola oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma).

Awalnya, pada 2023, kerja sama ini melibatkan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dengan University of Edinburgh dan SOAS University of London. Pada 2025, jaringan internasional diperluas dengan menambahkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar yang juga bekerja sama dengan SOAS University of London.

Menurut Kepala Puspenma Ruchman Basori, penerima beasiswa 2026 akan mengikuti perkuliahan di UIII dengan Edinburgh atau SOAS University serta di UIN Yogyakarta dan UIN Makassar dengan SOAS University. Skema beasiswa memuat satu tahun kuliah di perguruan tinggi di Indonesia dan satu tahun di perguruan tinggi luar negeri.

"Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman dalam laman Kemenag dikutip Sabtu 16 Mei 2026.

Syarat Beasiswa Master Double Degree Kemenag 2026

  1. Pendaftar merupakan Warga negara Indonesia (WNI).
  2. Pendaftar berusia maksimal 30 tahun per 31 Desember 2026.
  3. Peserta telah menyelesaikan studi jenjang diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
  4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) atau telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diperkenankan mendaftar.
  5. Pendaftar wajib melampirkan surat izin yang ditandatangani oleh pimpinan instansi atau lembaga.
  6. Pendaftar melampirkan surat rekomendasi akademisi atau tokoh masyarakat.
  7. Pendaftar melampirkan surat keterangan kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan.
  8. Pendaftar menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan di aplikasi pendaftaran.
  9. Pendaftar dengan status calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) belum diperkenankan mendaftar.
  10. Pendaftar menulis personal statement atau esai.
  11. Pendaftar menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai dengan program studi yang dipilih.
  12. Pendaftar menyetujui pernyataan komitmen dan integritas yang telah disediakan pada platform pendaftaran beasiswa.
  13. Pendaftar yang memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran, seperti: Badan Pengurus Harian (BPH), dewan/presiden/senat atau organisasi kemahasiswaan lainnya.
  14. Peserta mengunggah ijazah atau surat keterangan lulus dan transkrip dengan ketentuan: Pendaftar jenjang magister wajib memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang studi S1/D4 sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
  15. Pengunggahan dokumen sertifikat bahasa Inggris berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir dengan ketentuan minimal skor sebagai berikut: TOEFL® ITP 520; TOEFL® IBT 61; Duolingo 110 atau IELTS™ 6.0. Sertifikat diterbitkan lembaga resmi penyelenggara tes ETS (https://www.ets.org) atau lembaga IELTS (https://www.ielts.org).

Proses pendaftaran dapat diakses secara online melalui beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id. Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa master double degree dari Kemenag dapat diakses melalui beasiswa.kemenag.go.id.

Program ini menekankan pentingnya kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan. Dengan skema dua tahun di Indonesia dan dua tahun di luar negeri, penerima beasiswa diharapkan dapat membawa pengetahuan dan jaringan global kembali ke tanah air, memperkaya lingkungan akademik dan profesional di Indonesia.

KemenagBeasiswa Master Double DegreePuspenmaUniversitas EdinburghSOAS LondonKolaborasi InternasionalIndonesia

Komentar

Memuat komentar...