Kesepakatan Energi, Perdagangan, Pertahanan Prancis-Indonesia

Ayu W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
Kesepakatan Energi, Perdagangan, Pertahanan Prancis-Indonesia

Gambar atau konten salah?

Pada 28 Mei 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis. Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

"Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, tercapai empat kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan dan kerja sama pertahanan," ujar Teddy.

Selama pertemuan, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menghadiri peluncuran France-Indonesia High Level Business Council, atau Forum Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis, yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia serta MEDEF International.

Forum tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan dari Indonesia dan Prancis, dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai US$ 1,3 triliun.

Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat hubungan bisnis dan investasi dua negara, serta mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman yang telah disepakati sebelumnya.

Pada kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada 01 Mei 2025, tercatat 27 nota kesepahaman ditandatangani dengan nilai lebih dari US$ 11 miliar.

Prabowo kemudian melanjutkan perjalanan menuju Istana Elysee dengan pengawalan kehormatan yang terdiri atas 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris sebelum diterima langsung oleh Presiden Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron.

"Kehormatan bagi Presiden adalah kehormatan bagi bangsa dan rakyat Indonesia," terang Teddy.

Rangkaian upacara kenegaraan yang berlangsung penuh kehormatan mencerminkan eratnya hubungan bilateral kedua negara.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kerja sama di bidang energi, perdagangan, dan pertahanan, sekaligus membuka peluang baru bagi para pelaku bisnis.

Langkah ini menunjukkan bahwa kedua negara tetap fokus pada pembangunan ekonomi dan keamanan regional, menjaga hubungan yang saling menguntungkan.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis menandai fase baru dalam hubungan bilateral, dengan fokus pada ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

Kunjungan kenegaraanketahanan energiperdagangankerja sama pertahananForum Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-PrancisUS$ 1,3 triliun kapitalisasi pasarnota kesepahaman 11 miliar

Komentar

Memuat komentar...