Ketupat vs Nasi: Apakah Lebih Ringan dan Lebih Sehat?

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Ketupat vs Nasi: Apakah Lebih Ringan dan Lebih Sehat?

Gambar atau konten salah?

Ketupat sering dipakai saat Lebaran. Biasanya disajikan dengan opor ayam, rendang, atau sambal goreng hati. Banyak yang menganggapnya sebagai alternatif nasi yang lebih ringan dan lebih aman bagi mereka yang khawatir berat badan.

Namun, apakah ketupat benar lebih sehat atau tidak membuat gemuk dibanding nasi? Perbandingan utama terletak pada kandungan kalori dan proses pembuatan.

Kalori di kedua makanan hampir sama, karena keduanya berasal dari beras. Menurut data TKPI, nasi putih menempati sekitar 130‑180 kalori per 100 gram, tergantung jenis beras dan kadar airnya. Ketupat, yang dimasak lama dalam air, menampung lebih banyak air sehingga proporsi karbohidrat terlihat lebih rendah, namun jumlah total energi tidak jauh berbeda.

Proses pemasakan memengaruhi pati beras. Pati mengalami gelatinisasi saat direbus, membuatnya lebih mudah dicerna. Karbohidrat yang terurai cepat dapat memicu lonjakan gula darah dan insulin, namun ini tidak otomatis berarti kalori lebih tinggi. Porsi tetap menjadi faktor utama.

Dr. Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS, menekankan bahwa pilihan antara nasi dan ketupat bukan hanya soal kalori. Pengolahan memengaruhi pencernaan dan rasa kenyang. Ketupat, yang diredam dan direbus lama, cenderung lebih cepat dicerna, sehingga rasa kenyang tidak bertahan lama. Nasi, yang tidak melalui proses tambahan, lebih mudah dikontrol porsi.

Ia juga menyatakan bahwa menjaga berat badan saat Lebaran memerlukan perhatian lebih pada menu lengkap. Hidangan khas Lebaran biasanya tinggi lemak dan santan. Jadi, baik nasi maupun ketupat tetap bisa dikonsumsi, tetapi keseimbangan menu dan kontrol porsi menjadi kunci.

Kesimpulannya, ketupat dan nasi tidak secara otomatis membuat seseorang gemuk. Perbedaan utama terletak pada proses pembuatan dan cara konsumsinya. Yang paling penting adalah total asupan kalori dan komposisi menu secara keseluruhan.

Ringkasan: Ketupat, meski terasa lebih ringan, memiliki kalori hampir sama dengan nasi. Proses pemasakan memengaruhi pencernaan, tetapi kontrol porsi dan keseimbangan menu tetap faktor utama dalam menjaga berat badan Selama Lebaran.

ketupatnasi putihkaloriproses pengolahangizilemakindeks glikemik

Komentar

Memuat komentar...