KIP Kuliah Gratis Pendaftaran UTBK SNBT 2026 bagi Desil 1
Gambar atau konten salah?
KIP Kuliah membuka peluang bagi pemegang kartu KIP Kuliah untuk mendaftar UTBK SNBT 2026 tanpa biaya. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pembiayaan ini dapat diberikan.
Dalam sesi sosialisasi yang diadakan secara daring melalui YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Tim Teknis KIP Kuliah dipimpin oleh Sony H Wijaya menjelaskan ketiga persyaratan yang membuat pendaftar SNBT 2026 otomatis mendapatkan pembiayaan gratis. Sony menyatakan bahwa subsidinya ditujukan kepada siswa yang memegang Kartu Indonesia Pintar Dikdasmen 2025 dan berada di desil pertama Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Yang akan mendapatkan subsidi dari kami adalah pemegang KIP Dikdasmen 2025 dan desil DTSEN ke‑1. Jadi untuk yang memenuhi dua kondisi itu. Itu sebenarnya bisa dilihat di dashboard KIP Kuliahnya,” teriak Sony pada Kamis (26 Maret 2026). “Itu otomatis kalau yang bersangkutan daftar ikut seleksi SNBT, otomatis kami akan bayar. Yang bersangkutan akan dibebaskan dari aspek pembiayaan biaya pendaftaran,” tambahnya.
Ketua Tim Kerja KIP Kuliah dan ADik, Muni Ika, menegaskan bahwa walaupun sudah memenuhi kriteria pemegang KIP dan berada di desil 1 DTSEN, peserta tidak boleh mengira bahwa pembiayaan UTBK otomatis akan diberikan. Peserta tetap harus mendaftar keikutsertaan KIP Kuliah agar dapat menikmati fasilitas gratis tersebut.
“Kalau dia pemegang KIP SMA, dan dia terdaftar di DTSEN desil 1, kemudian dia sudah daftar KIP Kuliah (baru bisa gratis UTBK SNBT 2026),” tegas Muni Ika. Ia menambahkan bahwa proses pendaftaran KIP Kuliah harus dilengkapi terlebih dahulu sebelum mengajukan SNBT. Hal ini tidak semata-mata kebijakan, melainkan terkait proses teknis integrasi data antara dua sistem.
Sony menjelaskan bahwa sistem KIP Kuliah berbagi data dengan sistem SNPMB, sehingga ada kebutuhan waktu ekstra untuk sinkronisasi. “Kami mungkin sedikit berbeda untuk menentukan waktu buka‑tutupnya karena di sini kan ada mekanisme integrasi. Sistem KIP Kuliah itu berbagi data dengan sistemnya SNPMB. Sehingga kita spare waktu kurang lebih 30 menit,” jelasnya. “Jadi bukanya oke lah kurang lebih jam 15.30 (WIB). Kemudian nanti tutupnya kita akan maju kurang lebih 30 menit,” tambahnya.
Dengan demikian, pada penutupan pendaftaran SNBT 2026 pada 7 April 2026 pukul 15.00 WIB, sistem pendaftaran KIP Kuliah akan ditutup 30 menit sebelumnya, pada 14.30 WIB. “Kami nanti akan tutup 30 menit lebih awal untuk memberikan sistem waktu untuk melakukan integrasi langsung dengan sistemnya SNPMB,” ungkap Sony.
Kesempatan ini menuntut calon mahasiswa untuk menyiapkan berkas di sistem KIP Kuliah terlebih dahulu. Hanya setelah proses pendaftaran KIP Kuliah selesai, mereka dapat mengajukan UTBK SNBT 2026 tanpa biaya pendaftaran. Dengan demikian, pemegang KIP yang berada di desil pertama DTSEN dapat memanfaatkan subsidi ini secara maksimal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
