KKP Rekrut 20.094 Kapal lewat Aplikasi, Waspada Penipuan
Gambar atau konten salah?
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan bahwa program modernisasi kapal perikanan bebas calo akan menambah 1.582 unit kapal. Rekrutmen awak kapal perikanan (AKP) diselenggarakan lewat aplikasi digital, bukan melalui perantara.
Menurut Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), Nyoman Radiarta menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara online. Ia mengajak masyarakat untuk mendaftar langsung di sistem yang disediakan.
“Hari ini kita sampaikan bahwa kita launching aplikasi. Artinya pendaftar harus langsung masuk dalam aplikasi. Jadi tidak ada agen-agen, tidak ada tangan kedua, tangan ketiga. Jadi, langsung menuju, daftar melalui aplikasi,” ujar Nyoman dalam konferensi pers di kantor pusatnya di Jakarta Pusat, Kamis (30 April 2026).
Di sisi lain, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif menegaskan bahwa sebelum pendaftaran dibuka, pihaknya sudah melakukan sosialisasi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur oleh janji kelulusan dari oknum yang tidak resmi.
“Saya hanya mengingatkan untuk siapapun, jangan percaya ada yang kemudian bisa membantu kemudian dengan kepentingan-kepentingan tertentu. Karena biasanya momen-momen seperti ini muncul penipuan-penipuan yang kemudian dimanfaatkan oleh kelompok orang tertentu bisa menjamin bahwa bakal masuk,” tutur Latif.
Latif juga menegaskan bahwa pelamar harus waspada terhadap modus penipuan yang meniru nama pejabat di lingkungan KKP. Ia mengajak semua calon AKP untuk langsung mendaftar lewat aplikasi atau website https://elaut-bppsdm.kkp.go.id/akp/.
“Semuanya langsung saja daftar lewat aplikasi. Kemudian nanti akan diseleksi. Dan jangan pernah percaya pada siapapun. Nanti ada yang mengaku-ngaku sebagai Pak Kepala Badan lah, mengaku-ngaku sebagai Sesdit lah, Kapustik lah. Jadi tidak ada itu. Tidak ada melalui pihak manapun, tetapi langsung melalui aplikasi tersebut,” jelasnya.
Rekrutmen ini akan membuka 20.094 awak kapal mulai Mei 2026. Posisi yang dibutuhkan meliputi nahkoda, kepala kamar mesin, mualim, masinis, fishing master, dan anak buah kapal. Rencana modernisasi mencakup 1.582 unit kapal dengan rincian: 1.000 unit 30 GT memerlukan 10.000 AKP; 557 unit 200 GT memerlukan 9.649 AKP; dan 625 orang untuk kapal berukuran 500 GT (acd/acd).
Dengan sistem pendaftaran online, KKP berharap proses seleksi menjadi lebih transparan dan bebas dari perantara. Masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap penipuan yang meniru pejabat, dan selalu mengandalkan aplikasi resmi untuk melamar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
