Komdigi Siapkan Mitigasi Selama Restorasi Palapa Ring

Andi B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Komdigi Siapkan Mitigasi Selama Restorasi Palapa Ring

Gambar atau konten salah?

Komdigi sedang menyiapkan langkah mitigasi agar layanan komunikasi dan internet tetap berjalan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe saat jaringan Palapa Ring Tengah segmen Tahuna-Melonguane dalam proses restorasi.

Proses partial cut atau pemulihan kabel laut berlangsung dari 28 Mei 2026 hingga 2 Juni 2026. Pemerintah menegaskan bahwa konektivitas digital di wilayah kepulauan dan perbatasan adalah layanan vital yang harus tetap terjaga agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Menurut Indra Maulana, Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital di Ditjen Infrastruktur Digital, pemerintah melakukan pemantauan intensif selama proses restorasi berlangsung. “Kami tidak ingin masyarakat di wilayah kepulauan mengalami gangguan komunikasi berkepanjangan. Karena itu seluruh tahapan restorasi dipantau secara intensif dan layanan prioritas disiapkan tetap berjalan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujar Indra Maulana dikutip dari siaran pers, Selasa 26 Mei 2026.

Indra menambahkan bahwa konektivitas internet di wilayah perbatasan sangat penting karena menopang berbagai layanan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, pemerintahan digital, transaksi ekonomi, hingga komunikasi kebencanaan. “Wilayah kepulauan memiliki tantangan geografis yang tinggi. Karena itu pemulihan konektivitas harus dilakukan cepat, terukur, dan melibatkan koordinasi penuh dengan seluruh pihak terkait,” jelasnya.

Sementara itu, Darien Aldiano, Pelaksana Tugas Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, menyampaikan proses restorasi dilanjutkan setelah kapal penggelaran kabel fiber optik Pacific Guardian dinyatakan siap melakukan operasi pemulihan jaringan. “Tim teknis bekerja dalam skema percepatan agar pemulihan layanan dapat selesai sesuai target. Seluruh progres restorasi juga terus diperbarui secara berkala untuk memastikan proses berjalan aman dan sesuai rencana,” kata Darien Aldiano.

Segmen Tahuna-Melonguane merupakan salah satu jalur strategis Palapa Ring Tengah yang menopang konektivitas internet dan komunikasi di kawasan kepulauan Sulawesi Utara. Jalur kabel laut tersebut menjadi penghubung utama trafik komunikasi dan layanan digital masyarakat di wilayah terluar Indonesia.

Proses restorasi mencakup pencarian titik gangguan, pengangkatan kabel, penyambungan akhir, hingga pengujian jaringan sebelum layanan kembali dioperasikan penuh pada 2 Juni 2026. Komdigi menegaskan pemulihan konektivitas di wilayah 3T menjadi bagian penting dari upaya menjaga pemerataan transformasi digital nasional sekaligus memastikan masyarakat di wilayah perbatasan tetap memperoleh akses komunikasi yang andal.

Restorasi dilakukan karena segmen kabel laut Tahuna-Melonguane merupakan jalur utama penghubung jaringan tulang punggung internet di kawasan kepulauan Sulawesi Utara. Komdigi mengatakan bahwa tanpa pemulihan yang dilakukan segera, kualitas layanan komunikasi berisiko terganggu dan dapat memengaruhi layanan publik serta aktivitas masyarakat yang bergantung pada konektivitas digital.

Keseluruhan upaya ini menegaskan pentingnya menjaga jaringan komunikasi di daerah terpencil, sehingga pendidikan, kesehatan, dan ekonomi tetap dapat berjalan meski terpisah secara geografis.

KomdigiPalapa Ringkabel lautrestorasikonektivitas digitalSiau Tagulandang BiaroSangihe

Komentar

Memuat komentar...