Korea Minta Indonesia Tetap Pasok LNG dan Batu Bara
Gambar atau konten salah?
Lee Jae Myung, Presiden Korea Selatan, mengajukan permintaan kepada Indonesia agar tetap menyalurkan pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dan batu bara. Permintaan tersebut disampaikan saat ia menerima kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae.
Lee menegaskan bahwa kerja sama antara kedua negara menjadi penting di tengah krisis energi yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Ia berkata, “Dalam tatanan global yang berubah dengan cepat ini, kerja sama antara kedua negara kita yang memiliki nilai‑nilai yang sama akan sangat penting, terutama mengingat situasi di Timur Tengah,” saat konferensi pers bersama usai pertemuan.
Lee menambahkan bahwa pasokan LNG dan batu bara dari Indonesia akan membantu mengurangi dampak krisis terhadap perekonomian dan kehidupan rakyat Korea Selatan. Ia menyatakan, “Kami sangat yakin bahwa Indonesia menyediakan LNG dan batu bara secara stabil kepada Korea. Untuk meminimalkan dampak krisis ini terhadap perekonomian dan kehidupan rakyat kita,” ujar Lee.
Dari pernyataannya, Lee mengajak Indonesia memperluas kerja sama dalam pasokan energi yang stabil serta keamanan sumber daya. Ia menekankan perlunya hubungan yang kuat antara kedua negara.
Permintaan ini mencerminkan perhatian Korea Selatan terhadap ketahanan energi di tengah ketidakpastian global, sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai pemasok penting di kawasan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
