Lebaran Bawa Kenaikan Berat Badan, Pakar Peringatkan Risiko
Gambar atau konten salah?
Lebaran selalu menjadi waktu yang penuh keceriaan, di mana keluarga berkumpul dan hidangan lezat disajikan. Karena begitu banyak orang menikmati makanan enak, tidak jarang berat badan naik setelah perayaan. Fenomena ini sering disebut “Lebaran jadi lebar-an”.
Dr. Listya Tresnanti Mirtha, SpKO(K), seorang spesialis kedokteran olahraga, menjelaskan bahwa tambahan kalori sekitar 7.000–7.700 dapat menyebabkan kenaikan berat badan sekitar 1 kg. Ia menegaskan bahwa jika kenaikan berat hanya terjadi satu tahun saja, biasanya tidak menimbulkan masalah serius.
Di acara pada Rabu, 25 Maret 2026, ia berkata, “Yang bermasalah itu adalah setiap tahun itu kan Lebaran ya, jadi belum sempat kembali ke berat badan awal, bertemu lagi tahun depan, kejadiannya begini lagi.”
Ia menambahkan, “Nah itu yang sebetulnya berpotensi mengalami masalah metabolik.” Dr. Tata menjelaskan bahwa setelah berpuasa, tubuh belum kembali ke rutinitas aktivitas dan pola makan normal. Akibatnya, saat Lebaran tiba, tubuh langsung mengonsumsi banyak makanan dan belum sempat membakar kalori tersebut.
Ia juga menyoroti bahwa kenaikan berat badan selama Lebaran tidak selalu disebabkan oleh makanan. Retensi cairan, misalnya akibat minum berlebihan, juga dapat berkontribusi. “Jadi, belum kembali ke aktivitas awal, baik itu aktivitas maupun makannya. Apalagi ketika Lebaran kita berhadapan dengan sesuatu yang manis‑manis dan enak‑enak,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, kenaikan berat badan setelah Lebaran biasanya bersifat sementara. Menjaga pola makan seimbang dan kembali aktif secara rutin dapat membantu tubuh kembali ke kondisi normal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
