Lima Aplikasi Tanda Tangan Elektronik Populer di Indonesia

Vera T. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Lima Aplikasi Tanda Tangan Elektronik Populer di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Transformasi digital kini menuntut perubahan besar dalam cara kerja sehari‑harinya. Salah satu inovasi yang paling menonjol adalah tanda tangan elektronik, atau e‑signature. Teknologi ini memungkinkan dokumen disetujui dengan cepat, tetap sah secara hukum, dan mengurangi kebutuhan kertas.

“Privy hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan ekosistem digital yang terintegrasi, mulai dari verifikasi identitas, tanda tangan elektronik tersertifikasi, hingga e‑Meterai dalam satu platform yang mudah digunakan,” ujar Rima, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Berikut ini lima aplikasi e‑signature yang sering menjadi pilihan bagi individu maupun organisasi di Indonesia. Setiap layanan memiliki keunggulan dan batasan tersendiri, baik dari sisi lisensi, harga, maupun keamanan data.

  1. Privy – Penyedia Sertifikasi Elektronik (PSrE) resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanan ini telah dipercaya oleh lebih dari 71 juta pengguna individu terverifikasi dan 200 ribu organisasi. Privy menonjol sebagai satu‑satunya institusi di Tanah Air yang menawarkan jaminan keaslian dokumen digital dengan Certificate Warranty hingga Rp 1 miliar.

    • Fitur utama: verifikasi identitas online, audit trail aktivitas dokumen, single sign‑on, serta integrasi API dan Microsoft Office 365.
    • Privy juga menjadi distributor resmi e‑Meterai Peruri, dengan harga Rp 11.998 per keping tanpa minimum pembelian.
    • Rencana harga: Personal Plan (Gratis, Rp 54.000/bulan, atau Rp 395.000/tahun untuk tanda tangan unlimited). Untuk perusahaan, Enterprise Plan dipatok Rp 175.000/bulan.
    • Keamanan: sertifikasi Komdigi, ISO 27001, ISO 27701, dan iBeta Level 1 & 2 (Liveness Detection).
  2. DocuSign – Platform global yang banyak dipakai perusahaan multinasional. Fokusnya pada kontrak bisnis dan alur kerja dokumen berskala besar.

    • Keunggulan: tanda tangan elektronik untuk kontrak, template dokumen siap pakai, serta integrasi mulus dengan berbagai aplikasi bisnis.
    • Harga: mulai dari Personal Plan (sekitar USD 12/bulan) hingga Business Pro (USD 54/bulan).
    • Keamanan: standar ISO 27001, enkripsi data, dan patuh pada regulasi ESIGN Act (AS) serta eIDAS (Uni Eropa). Namun, DocuSign belum terdaftar sebagai PSrE di Indonesia, sehingga pengguna harus menyesuaikan legalitasnya.
  3. Adobe Acrobat Sign – Terintegrasi langsung dengan ekosistem Adobe Acrobat dan Document Cloud, cocok bagi pengguna PDF.

    • Fitur: tanda tangan untuk PDF, pembuatan formulir digital, pengaturan alur persetujuan, dan integrasi dengan layanan Microsoft serta Google.
    • Harga: mulai dari Acrobat Standard (USD 14,99/bulan) hingga Acrobat Studio (USD 24,99/bulan).
    • Keamanan: enkripsi ketat, audit trail, dan dukungan Adobe Approved Trust List (AATL). Seperti DocuSign, belum terdaftar sebagai PSrE resmi di Indonesia.
  4. VIDA – Penyedia identitas digital lokal yang juga berinduk dan tersertifikasi resmi oleh Komdigi.

    • Keunggulan: verifikasi identitas biometrik, layanan e‑KYC (Know Your Customer), tanda tangan elektronik, dan integrasi API untuk layanan digital perusahaan.
    • Harga: tersedia versi gratis (maksimal 10 tanda tangan per bulan untuk individu) dan paket Enterprise seharga Rp 175.000/bulan.
    • Keamanan: sertifikat PSrE Komdigi, autentikasi biometrik, ISO 27001, dan standar internasional iBeta Level 1 & 2.
  5. PandaDoc – Platform yang banyak dipakai tim bisnis dan penjualan karena menggabungkan otomatisasi dokumen dengan tanda tangan digital.

    • Fitur: document‑builder untuk menyusun proposal dan kontrak, workflow otomatis, serta integrasi mulus dengan platform CRM seperti HubSpot dan Salesforce.
    • Harga: tersedia Free Plan, Starter Plan (USD 19/bulan), hingga Business Plan (USD 49/bulan).
    • Keamanan: menggunakan sertifikat digital, audit trail, serta kepatuhan terhadap ESIGN Act dan regulasi privasi GDPR. Sebagai layanan asing, PandaDoc juga bukan penyedia PSrE di Indonesia, sehingga pengguna harus mempertimbangkan aspek legalitasnya.

Setiap aplikasi memiliki kelebihan yang berbeda. Privy dan VIDA unggul karena sudah memiliki sertifikasi PSrE di Indonesia, sementara DocuSign, Adobe Acrobat Sign, dan PandaDoc menawarkan integrasi luas namun memerlukan perhatian lebih pada regulasi lokal. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan bisnis, anggaran, dan kepatuhan hukum yang diinginkan.

Tanda Tangan ElektronikPrivy PSrEe‑MeteraiDocuSignAdobe Acrobat SignVIDA eKYCKeamanan Data

Komentar

Memuat komentar...