LPDP Lakukan PK di Lanud Halim, Evaluasi Bersama TNI
Gambar atau konten salah?
Jakarta – LPDP, lembaga pengelola dana pendidikan yang berada di bawah Kemenkeu, menjelaskan keterlibatan TNI dalam proses pembekalan penerima beasiswa LPDP. Kabar ini baru saja muncul di media sosial.
Beasiswa LPDP menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang dikenal sebagai Persiapan Keberangkatan (PK). Tahun ini, PK berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, sebuah pangkalan angkatan udara. Kegiatan ini sudah menjadi bagian penting sejak program beasiswa pertama kali digulirkan.
“Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik,” kata Lukmanul Hakim, Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, pada Senin, 04 Mei 2026.
LPDP menegaskan bahwa ini bukan kali pertama mereka bekerja sama dengan TNI dalam pembekalan awardee. Lukmanul Hakim menambahkan bahwa evaluasi akan dilakukan setelah PK di Lanud Halim Perdanakusuma.
“Setiap pelaksanaan Persiapan Keberangkatan (PK) selalu dievaluasi secara menyeluruh sebagai dasar perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan PK pada angkatan berikutnya, sehingga kualitas pembekalan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Evaluasi tersebut mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, materi, metode kegiatan, dan masukan dari penerima beasiswa. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyempurnaan desain dan penyelenggaraan PK berikutnya agar lebih adaptif dengan kebutuhan awardee.
Materi pembekalan dirancang untuk memperkuat karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial. Lukmanul Hakim menegaskan bahwa awardee diharapkan dapat menempuh studi secara optimal dan bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara.
“Materi disampaikan oleh narasumber sesuai kompetensi yang dibutuhkan dalam pembekalan, sedangkan kegiatan outdoor dirancang untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, ketangguhan, komunikasi, serta kemampuan adaptasi yang relevan dengan tantangan studi dan kehidupan akademik,” jelasnya.
LPDP menetapkan tata tertib bagi semua peserta, termasuk pembatasan penggunaan alat komunikasi. Aturan ini dimaksudkan untuk menjaga fokus peserta selama PK, mendorong interaksi dan partisipasi aktif, serta mendukung suasana belajar yang kondusif dan efektif.
Dengan kolaborasi berkelanjutan antara LPDP dan TNI, program pembekalan ini terus disempurnakan melalui evaluasi rutin, memastikan bahwa setiap awardee mendapatkan persiapan yang sesuai dengan tuntutan studi dan kehidupan akademik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
