Mahasiswi Beri Waktu 60 Hari Selamatkan Restoran Nenek

Ani R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mahasiswi Beri Waktu 60 Hari Selamatkan Restoran Nenek

Gambar atau konten salah?

Seorang mahasiswi meluncurkan misi pribadi: menyelamatkan restoran milik neneknya dalam waktu 60 hari. Ia meminta bantuan publik untuk datang dan mencicipi makanan di tempat tersebut. Pertanyaannya, apakah usahanya membuahkan hasil?

Banyak pemilik bisnis kuliner saat ini sedang berjuang keras. Mereka berada di ambang kebangkrutan. Kenaikan harga bahan baku dan biaya sewa, ditambah persaingan yang ketat, menjadi tantangan utama. Untuk menjaga usahanya tetap hidup, para pelaku bisnis sering menyusun strategi khusus atau meminta bantuan dari orang terdekat. Kadang, keluarga yang inisiatif menawarkan bantuan.

Seorang mahasiswi termasuk yang berinisiatif membantu bisnis kuliner neneknya. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @laposada_restaurante, wanita muda yang mengaku sebagai cucu pemilik restoran memohon kepada netizen untuk datang ke restoran neneknya. Restoran itu bernama La Posada, yang khusus menyajikan hidangan El Salvador dan Meksiko.

Menurutnya, ia hanya punya waktu 60 hari untuk membantu menyelamatkan restoran sebelum kembali ke kampus. Mahasiswi itu bercerita bahwa restoran tersebut dulu selalu ramai. Banyak orang dari berbagai tempat datang untuk menikmati pupusas, taco, dan makanan rumahan lainnya, seperti dilaporkan thebanner.com pada 7 Agustus lalu.

"Tapi seiring waktu, bisnisnya melambat," katanya dalam video.

Mahasiswi ini menegaskan bahwa menu bukanlah alasan orang-orang tidak datang. Beberapa pelanggan sempat membagikan pendapat mereka saat menikmati hidangan di restoran tersebut. Salah satunya Esse, dari Silver Spring, yang mengakui makanan di La Posada sangat enak. Ia mengatakan hal itu sambil menyantap pupusas keju dan chicharron, carne asada, dan horchata.

La Posada berlokasi di 8584 Piney Branch Road, sebuah pusat perbelanjaan kecil. Menurut cucu yang tidak disebutkan namanya dalam video, tempat makan ini sudah beroperasi selama 20 tahun.

Mahasiswi ini menjelaskan bahwa neneknya tidak meminta bantuan untuk membuat video seperti itu. Namun, ia merasa hal kecil ini bisa ia lakukan untuk membantu usaha kuliner neneknya. Cucu pemilik restoran juga mengungkap tujuannya mengunggah video: membuat restoran neneknya kembali ramai.

"Tujuan saya sederhana: Membuat restoran nenek saya kembali ramai. Setelah semua yang telah dia lakukan untuk keluarga kami, saya benar-benar ingin melakukan sesuatu yang istimewa untuknya," ujar wanita muda itu.

Unggahan ini memicu berbagai komentar. Meski belum diketahui apakah usahanya berhasil atau tidak, banyak netizen berjanji memberi kesempatan kepada La Posada.

"Terima kasih telah memberi tahu saya di mana ada makanan enak yang disajikan oleh orang-orang positif seperti Anda dan keluarga Anda," tulis salah satu netizen.

"Ay buat restoran milik nenek kamu kembali sibuk," ujar netizen lain.

"Kami akan mengunjungi restoran minggu ini," jelas netizen lainnya.

Dalam unggahan terbaru, wanita muda itu memberikan informasi terkini. "Hari ke-5 dari 60 hari perjalanan kami. Untuk merayakannya, minggu depan kami menawarkan 2 pupusas, minuman lain dengan harga $7 (Rp 126.488)! Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang sudah diberikan kepada nenek dan keluarga. Kami tidak sabar menunggu kalian semua," tulisnya di Instagram.

Video mahasiswi ini menunjukkan bagaimana satu orang bisa memobilisasi dukungan untuk bisnis keluarga yang sedang kesulitan. Respons positif dari netizen, setidaknya dalam bentuk janji kunjungan, menjadi awal yang baik. Namun, keberhasilan jangka panjang restoran ini masih tergantung pada apakah dukungan itu benar-benar berubah menjadi pelanggan tetap setelah 60 hari berlalu.

restorannenek60 haribantuan publikmahasiswibisnis kulinernetizen

Komentar

Memuat komentar...