Manusia Akan Tinggal di Bulan Dekade Ini, Menjelajah Bersama

Rudi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Manusia Akan Tinggal di Bulan Dekade Ini, Menjelajah Bersama

Gambar atau konten salah?

Manusia akan dapat tinggal dan bahkan bekerja di Bulan dalam dekade mendatang, demikian prediksi besar dari Voyager Technologies. Dylan Taylor, Chairman dan CEO perusahaan, mengungkapkan rencana ambisius ini di Singapura pada hari Sabtu 02 Mei 2026.

Kita akan menempatkan manusia di Bulan pada akhir tahun 2020-an, dan kita akan memiliki semacam pangkalan di sana, kemungkinan berupa habitat tiup (inflatable) yang dilengkapi dengan sistem penyokong kehidupan,” ujarnya. Ia menambahkan, “Memasuki era 2030-an, seperti tahun 2032 atau 2033, Anda akan bisa duduk di teras rumah di utara New York sambil menatap Bulan dan akan terlihat cahaya lampu di sana, karena sudah ada manusia yang tinggal dan bekerja di bulan,”.

Ekonomi Bulan diprediksi akan segera meroket, menurut catatan Deutsche Bank Februari 2026. SpaceX milik Elon Musk juga berencana membangun kota mandiri di Bulan, yang menurut Musk dapat terwujud dalam waktu kurang dari sepuluh tahun. Sementara itu, Blue Origin mengumumkan pada Januari 2026 bahwa mereka akan menghentikan sementara penerbangan wisata antariksa demi fokus membangun kehadiran permanen dan berkelanjutan di Bulan.

Sektor antariksa belum pernah semenarik ini,” kata Taylor. Ia menekankan bahwa industri ini baru saja dimulai, menyusul kemungkinan kucuran dana pemerintah AS. Presiden AS Donald Trump meminta Kongres meningkatkan anggaran pertahanan hingga USD 1,5 triliun dan Angkatan Udara serta Angkatan Antariksa AS mengajukan permohonan anggaran sekitar USD 300 miliar.

Voyager resmi melantai di bursa saham tahun lalu dan dikenal luas melalui proyek Starlab untuk menggantikan ISS, yang dijadwalkan pensiun pada tahun 2030. Pernyataan Taylor muncul setelah mantan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menggambarkan misi Artemis II baru-baru ini, yang membawa warga Kanada pertama terbang mengelilingi Bulan, sebagai pencapaian sangat besar.

Saat kita mulai mendarat di Bulan, saat kita mulai menjangkau Mars, hal-hal seperti inilah yang akan membuat orang-orang terus merasa antusias,” sebut Trudeau. Antariksa kini menjadi tempat berbagai infrastruktur vital seperti satelit telekomunikasi. Low Earth Orbit (Orbit Bumi Rendah), didefinisikan NASA sebagai bentangan ruang angkasa pada ketinggian 2.000 km atau kurang, telah menarik investasi lebih dari USD 45 miliar di 2025, naik dari USD 25 miliar pada tahun 2024.

Taylor mengungkapkan harapannya agar data center dapat beroperasi di antariksa dalam lima tahun ke depan, meskipun ia menyoroti adanya tantangan teknis terkait pelepasan panas.

Secara keseluruhan, rencana ambisius ini menandai fase baru eksplorasi dan pemanfaatan Bulan, dengan dukungan investasi besar dan inisiatif perusahaan swasta serta potensi pendanaan pemerintah.

BulanVoyager TechnologiesSpaceXBlue Originekonomi bulandata centermisi Artemis II

Komentar

Memuat komentar...