Masjid Al‑Abduh Palembang Terpilih Jadi Masjid Teladan 2026

Guntur P. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 122 dibaca
Bisik.id
Masjid Al‑Abduh Palembang Terpilih Jadi Masjid Teladan 2026

Gambar atau konten salah?

Masjid Al‑Abduh di Palembang, yang dibuka oleh Menteri Agama Nasruddin Umar pada akhir Desember 2024, kini mendapat gelar Masjid Teladan 2026. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

Masjid ini terletak di Jalan Sunarna Suka Mulya, Sematang Borang. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menjadi pusat kajian Islam di Kota Pempek. Saat ini, ia menampung 160 murid tahfidz yang belajar membaca Al‑Qur’an dengan tekun.

Di dalam masjid, rutin diadakan kajian, majelis taklim, belajar ngaji, dan tilawah. Selain itu, ada pelatihan penyembelihan hewan kurban syar’i dan sunatan massal gratis. Semua kegiatan ini dirancang untuk menambah nilai spiritual dan sosial bagi warga.

Bangunan masjid berwarna putih dengan ornamen keemasan dibangun oleh keluarga almarhum Muhammad Abduh. Kapasitasnya mencapai 1.000 shaf, dan pengurus menempatkan kenyamanan sebagai prioritas utama setelah masjid resmi beroperasi.

Ratu Dewa menyatakan bahwa ada lima masjid di Palembang yang menerima penghargaan serupa. “Ada lima masjid yang menerima penghargaan, dan salah satunya Masjid Al‑Abduh menjadi yang paling inspiratif serta layak sebagai Masjid Teladan 2026,” katanya pada 16 April 2026.

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pengelolaan masjid agar tetap nyaman bagi jamaah. “Kami berharap masjid yang menerima penghargaan ini dapat terus mempertahankan keunggulan dalam aspek manajemen, kegiatan keagamaan, serta fasilitas yang mendukung kenyamanan jamaah,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Masjid Al‑Abduh, Muhammad Haikal, putra keempat pewakaf masjid, mengucapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih atas support dari seluruh masyarakat sekitar dan jajaran pengurus DKM Masjid Al‑Abduh. Ini semua tidak akan bisa diraih tanpa kebersamaan,” ujarnya.

Haikal menegaskan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah. “Kami ingin Masjid Al‑Abduh bukan hanya sebagai tempat beragama, tetapi juga menjadi tempat pemberdayaan umat, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mencerdaskan anak‑anak yang mencintai Al‑Qur’an,” katanya.

Karni, sekretaris masjid, menilai penghargaan ini sebagai hasil kerja kolektif yang berkelanjutan. “Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif yang terstruktur dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat tata kelola administrasi, meningkatkan transparansi program, serta mengembangkan kegiatan edukatif, sosial, dan keagamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan berbagai pihak akan menjaga masjid tetap menjadi contoh pengelolaan profesional. “Kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar Masjid Al‑Abduh dapat terus menjadi contoh dalam pengelolaan masjid yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” kata Karni.

Masjid Al‑Abduh dibangun oleh keluarga Mohammad Abduh, seorang aktivis Muhammadiyah dan pendakwah asal Tanjung Sakti. Ia lahir pada 18 September 1938. Mohammad Abduh merupakan putra kedua dari lima bersaudara dan dikenal aktif di organisasi kampus serta kepemudaan.

Ia menempuh pendidikan hukum di Universitas Sriwijaya dan kemudian aktif sebagai pengurus masjid serta musala. Pada tahun 1967, ia menikah dengan Siti Muslaini. Bersama Siti, ia memiliki lima anak: Novi Rahmi, Komjen Mohammad Iqbal, Imam Al Farabi, Muhammad Haikal, dan Aga Khan.

Sejak masa mudanya, Mohammad Abduh menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sosial ke dalam komunitas. Karya beliau, termasuk pembangunan Masjid Al‑Abduh, tetap menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Penghargaan Masjid Teladan 2026 menegaskan bahwa Masjid Al‑Abduh tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan pemberdayaan. Keberhasilan ini berkat kerja keras pengurus, dukungan masyarakat, dan warisan nilai yang ditanamkan oleh pendirinya. Dengan fasilitas yang memadai dan program yang beragam, masjid ini terus menjadi contoh bagi masjid lain di wilayah tersebut.

Masjid Al‑AbduhPalembangMasjid Teladan 2026Wali Kota Ratu DewaTahfidz Al‑Qur’anKurban Syar'iPemberdayaan Umat

Komentar

Memuat komentar...