MBG Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah, Prioritas SDM

Teguh A. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
MBG Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah, Prioritas SDM

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan, meski konflik di Timur Tengah menambah beban anggaran negara. Program ini menjadi salah satu prioritas Prabowo untuk memperbaiki sumber daya manusia (SDM) sejak dini dan merangsang perekonomian.

MBG dirancang untuk memberi makanan bergizi setiap hari secara gratis kepada anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Selain itu, setiap Dapur Umum MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diharapkan dapat memacu ekonomi lokal melalui rantai pasok makanan di setiap daerah.

Di tengah gejolak harga energi akibat perang di Timur Tengah, banyak pihak menuntut penghentian program MBG karena anggaran besar yang dibutuhkan. Namun, Prabowo berpendapat lebih baik mencari cara lain untuk berhemat daripada menghentikan program yang dianggap penting.

Jadi, jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Iya kan? Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat. Masih banyak. Saya haqul yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Uang kita ada. Saya pertaruhkan kepemimpinan saya 2029 kita lihat,” kata Prabowo dalam sesi diskusi bersama jurnalis dan pengamat pada Selasa, 24 Maret 2026.

Prabowo menekankan bahwa masih banyak anak Indonesia yang stunting. Ia sering menemukan anak berusia belasan tahun namun tubuhnya menyerupai anak empat tahun. Temuan ini ia peroleh saat berkunjung ke desa-desa pelosok.

Lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda nggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat, saya kampanye sekian kali saya di desa-desa. Saya lihat anak 'umurmu berapa?' 11 tahun. Badannya anak 4 tahun,” papar Prabowo.

Program MBG juga dianggap strategi pemerintah untuk memperbaiki SDM. Prabowo menegaskan bahwa penghematan anggaran masih banyak dilakukan di bidang lain, sehingga program ini tetap layak.

Jadi, this is strategic, ini untuk human capital kita ya. Jadi, masih banyak penghematan lain yang riil yang kita bisa lakukan. Kita sudah exercise, kita sudah melakukan penghematan di banyak bidang ya,” tambah Prabowo.

Secara ekonomi, Prabowo mengklaim MBG akan menciptakan perputaran uang yang signifikan. Ia merujuk pada lembaga internasional, termasuk Rockefeller Institute dan World Food Programme (WFP) PBB, yang menegaskan bahwa MBG adalah investasi terbaik yang dilakukan Indonesia.

Saya didatangi Rockefeller Institute dari Amerika Serikat datang ngecek kita punya SPPG dan dia datang ke saya, dia mengatakan, 'This is the best investment, Mr. President, you have made the best'. Do you know why? Karena setiap US$ 1 di-spend di MBG the return is between US$ 7-35, in the long run US$ 35, in the short run US$ 7,” jelas Prabowo.

Prabowo menargetkan 30 ribuan SPPG. Dari perhitungan yang dia dapatkan, setiap Dapur Umum MBG akan memperkerjakan 50 orang. Dengan 30 ribuan dapur, akan tersedia 1,5 juta lapangan kerja.

Setiap dapur juga menciptakan 5‑10 vendor, seperti penjual telur, wortel, dan sayur. Setiap vendor mempekerjakan sekitar 5 petani, sehingga total tenaga kerja tambahan mencapai 1,5 juta orang.

Prabowo juga mengakui bahwa beberapa Dapur Umum sedikit “berulah”. Namun, ia menegaskan bahwa kekurangan tersebut ditindak, dengan lebih dari 1.000 SPPG ditutup.

Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1.000 lebih yang sudah kita tutup. Iya kan? Tapi you lihat itu dan di banyak daerah di luar Jawa ya mereka tuh sangat membutuhkan,” tegas Prabowo.

Program MBG tetap menjadi fokus utama pemerintah, meski tekanan ekonomi dan konflik global. Dengan menyalurkan makanan bergizi kepada ribuan anak dan ibu hamil, serta memacu ekonomi lokal melalui rantai pasok, program ini diharapkan dapat memperbaiki kesehatan jangka panjang dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Selain itu, perputaran uang yang dihasilkan oleh program ini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, sesuai dengan klaim lembaga internasional. Dengan strategi penghematan di bidang lain, pemerintah berusaha menjaga keseimbangan anggaran sambil tetap melanjutkan program yang dianggap penting bagi pembangunan SDM dan perekonomian nasional.

Makan Bergizi Gratis (MBG)Prabowo SubiantoStuntingSDMEkonomi LokalDapur UmumAnggaran

Komentar

Memuat komentar...