Mbok Berek dan Rahasia Ayam Goreng Kalasan: Air Kelapa Kunci Kelezatan
Gambar atau konten salah?
Di balik sepiring ayam goreng yang renyah, ada proses panjang yang membuatnya istimewa. Ayam goreng kalasan, misalnya, punya ciri khas rasa manis gurih yang sulit ditiru. Ini bukan ayam goreng biasa—ia diungkep dulu dengan bumbu sebelum digoreng. Proses itu yang membuat dagingnya empuk dan bumbu meresap sampai ke tulang.
Asal-usulnya dari tangan Mbok Berek, seorang juru masak di Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dari sana lahirlah resep yang kemudian populer di banyak tempat. Bumbunya sederhana: bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, merica, dan garam. Tapi yang membedakan, air kelapa dipakai sebagai pengganti air biasa. Air kelapa ini memberi rasa manis alami tanpa tambahan gula pasir.
Selain itu, gula aren juga ditambahkan saat proses ungkep. Irisan halus gula aren dimasukkan bersama rebusan ayam. Hasilnya, rasa manisnya lebih dalam, tidak tajam. Cocok dipadukan dengan sambal terasi yang pedasnya nendang. Perpaduan manis, gurih, dan pedas itu yang bikin orang ketagihan.
Untuk membuatnya, ayam kampung yang gemuk jadi pilihan utama. Beratnya sekitar 1,2 kilogram. Ayam dipotong jadi empat atau delapan bagian, lalu dicuci bersih. Setelah itu, semua bumbu halus, daun salam, serai memarkan, dan lengkuas dimasukkan ke wajan bersama potongan ayam. Air kelapa dituang, lalu dimasak dengan api sedang sampai bumbu meresap dan ayam empuk.
Setelah matang, ayam diangkat dan ditiriskan. Minyak banyak dipanaskan, lalu ayam digoreng sampai kuning kecokelatan. Kulitnya jadi kering dan renyah. Ayam goreng kalasan ini biasanya disajikan dengan sambal dan lalapan segar. Cara makannya? Dicocol sambal, digigit lalapan, lalu dinikmati. Sederhana, tapi rasanya kompleks.
Secara singkat, ayam goreng kalasan membuktikan bahwa bumbu sederhana bisa menghasilkan rasa yang luar biasa. Kuncinya ada pada air kelapa dan gula aren yang memberi dimensi rasa berbeda. Proses ungkep yang lama juga memastikan bumbu benar-benar masuk ke dalam daging. Hasil akhirnya: ayam goreng yang tidak hanya enak, tapi juga punya cerita dari dapur seorang Mbok Berek di Kalasan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pria 70 Tahun Tanpa Jari Tangan Kiri Tetap Setia Buat Sachima
Dari Miskin Hingga Naik Maserati: Kisah Sukses Pria China di Bisnis Foie Gras
Tiga Kuliner Favorit Jokowi, Makanan Haram yang Perlu Diwaspadai
Enam Raksasa Es Krim Jepang Diduga Kartel Harga
Zanzabil, Kopi Jahe Betawi Abad 18 yang Masih Bertahan di Jakarta
Wanita Lansia Kecewa Beli Durian Murah di Promo Sheng Siong, Dagingnya Seperti Bubur Busuk
Berita Terbaru
Mbok Berek dan Rahasia Ayam Goreng Kalasan: Air Kelapa Kunci Kelezatan
Pelanggan Setia Daihatsu Terios Sudah 14 Tahun, Tempuh 109 Ribu Km
Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Kalahkan Senegal 3-2
Messi Resmi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia Klose
RANS Siap IPO, Harga Saham Rp 135-170
76 Calon Paskibraka 2026 Diumumkan, 119 Ribu Lebih Pendaftar Tersingkir
Selasa 23 Juni 2026: Renungkan Penderitaan Yesus lewat Doa Rosario