Wanita Lansia Kecewa Beli Durian Murah di Promo Sheng Siong, Dagingnya Seperti Bubur Busuk
Gambar atau konten salah?
Seorang perempuan lanjut usia di Singapura, yang hanya dikenal dengan inisial K, mengalami pengalaman pahit setelah membeli durian murah dari sebuah supermarket. Ia dan temannya mendatangi gerai Sheng Siong di Blok 118 Aljunied Avenue 2 pada 17 Juni 2026. Hari itu merupakan hari pertama festival durian yang diadakan supermarket tersebut, dengan harga spesial mulai dari S$1 (sekitar Rp13.800) hingga S$2 (sekitar Rp27.600) per buah.
K mengetahui promo ini dari unggahan di Facebook. Sebelumnya, ia pernah membeli durian di cabang Sheng Siong lain dan merasa kualitasnya masih cukup baik untuk dimakan. Karena tergiur dengan harga murah, ia dan temannya pun langsung berangkat ke lokasi untuk berburu durian.
Di tempat itu, mereka berhasil membeli sekitar 15 buah durian dengan total harga sekitar S$30 (kira-kira Rp412.000). Menurut K, ada sekitar 50 hingga 80 buah durian yang dijual dengan harga S$2 per buah. Ia mengatakan seluruh stok promo habis terjual hanya dalam waktu lima menit.
Sesampainya di rumah, K mengundang beberapa tetangganya untuk menikmati durian bersama. Namun, saat buah mulai dibuka, mereka langsung mencium aroma menyengat yang tidak sedap. Daging duriannya pun terlihat sangat berair dan seperti sudah rusak.
"Seperti puree (bubur) durian yang hancur dengan bau tidak sedap, bahkan tidak layak dimakan sama sekali," ujar K, menggambarkan kondisinya.
Meskipun tidak berharap mendapatkan durian kualitas premium dengan harga murah, K tetap merasa kecewa. Ia menilai kondisi buah yang diterimanya jauh dari standar konsumsi yang wajar. "Tidak bisa diterima," katanya.
K kemudian menghubungi pihak Sheng Siong melalui email untuk menyampaikan keluhannya. Ia juga mengaku tidak tahu apakah ada pelanggan lain yang mengalami kejadian serupa.
Menanggapi laporan tersebut, juru bicara jaringan supermarket Sheng Siong mengatakan pihaknya sudah menghubungi pelanggan terkait untuk memberikan bantuan. "Kami belum menerima laporan serupa dari pelanggan lain terkait kualitas durian dalam promosi S$1 dan S$2 ini. Namun, kami akan terus bekerja sama dengan pemasok untuk memantau kualitas durian yang dijual," jelas perwakilan Sheng Siong.
Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun promo durian murah bisa menarik banyak pembeli, kualitas buah yang dijual tetap perlu diawasi dengan ketat. Tidak semua durian murah menjamin pengalaman makan yang menyenangkan, dan konsumen perlu waspada terhadap kondisi buah yang mungkin sudah tidak layak konsumsi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
