Menteri Energi Tegaskan Tarif Listrik Tetap Tanpa Kenaikan
Gambar atau konten salah?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa tarif listrik belum akan dinaikkan. Pernyataan ini diucapkan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada 05 Mei 2026.
“Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum ada kenaikan tarif listrik. Nanti kalau ada nanti akan disampaikan ya,” tegas Bahlil menanggapi kekhawatiran publik yang banyak muncul di media sosial.
Keputusan tersebut mengikuti kajian yang belum memutuskan kenaikan tarif. Sebelumnya, ESDM telah menetapkan tarif tenaga listrik untuk triwulan II, yaitu periode dari bulan April hingga Juni 2026, tetap tidak berubah. Kebijakan ini dimaksudkan sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menambahkan bahwa keputusan tidak menaikkan tarif listrik didasarkan pada ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat. Ia berkata, “Masyarakat tidak perlu cemas karena pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II-2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat setelah dilakukan perhitungan terhadap berbagai parameter ekonomi makro,” dalam keterangan tertulis pada 30 Maret 2026.
Secara keseluruhan, kedua pejabat menegaskan bahwa tarif listrik akan tetap stabil di periode tersebut, menandakan kebijakan pemerintah untuk melindungi konsumen dari kenaikan biaya energi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
