Menteri Investasi ke Paris: 4 Kesepakatan US$3,5 Miliar
Gambar atau konten salah?
Pada 1 Juni 2026, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Danantara Rosan Roeslani, melakukan kunjungan bisnis di Paris, Prancis. Ia bertemu para pemimpin perusahaan global terkemuka, termasuk Amundi, Eramet, dan JCDecaux. Pertemuan ini menandai upaya Indonesia memperkuat hubungan ekonomi dengan negara Eropa.
Poin utama diskusi meliputi investasi, pengelolaan aset, pengembangan industri strategis, hilirisasi, dan inovasi infrastruktur perkotaan. Rosan menekankan pentingnya dialog berkelanjutan untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan.
“Di Paris, kami berdiskusi dengan perusahaan global terkemuka di berbagai sektor, mulai dari investasi dan pengelolaan aset, pengembangan industri strategis dan hilirisasi, hingga inovasi infrastruktur perkotaan. Beberapa di antaranya adalah Amundi, Eramet, dan JCDecaux,” ujar Rosan.
Menurut Rosan, kemitraan global dibangun melalui dialog yang konsisten, pemahaman atas kepentingan kedua negara, serta visi jangka panjang.
Selama kunjungan, Rosan juga mengumumkan peluncuran Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia‑Prancis, sebuah forum yang disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Forum ini bertujuan mempertemukan pemimpin industri dengan kapitalisasi pasar gabungan sebesar US$ 1,3 triliun.
“Disaksikan Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron, forum ini mempertemukan pemimpin industri dengan kapitalisasi pasar gabungan US$ 1,3 triliun. Pertemuan ini menghasilkan 4 kesepakatan komersial baru senilai US$ 3,5 miliar,” tambah Rosan.
Selain itu, kunjungan kenegaraan Macron ke Indonesia pada 27 Mei 2025 menghasilkan 27 nota kesepahaman (MoU) senilai lebih dari US$ 11 miliar.
Indonesia dan Prancis menargetkan peningkatan nilai perdagangan hingga tiga kali lipat pada 2035.
Kegiatan ini menunjukkan langkah konkret Indonesia dalam memperluas jaringan investasi global, sekaligus menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan perdagangan dan kerja sama strategis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
