Menteri Keuangan: MBG Dukung, Fokus Efisiensi Anggaran
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun menekankan perlunya efisiensi dalam penggunaan anggaran. Ia menyatakan, “Kita mendukung MBG. Cuman kita minta ke MBG supaya lebih efisien lah. Itu aja kira‑kira, kita diskusi terus dengan kepala MBG.”
Ucapan tersebut disampaikan secara langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Gedung BPPK, Jakarta. Purbaya menegaskan bahwa BGN telah menyesuaikan operasionalnya sehingga hanya berjalan selama lima hari.
Selanjutnya, Purbaya menyoroti langkah penghematan anggaran. Ia menegaskan, “Mereka akan kendalikan yang lain‑lain sehingga anggaran akan jauh lebih kurang dari yang Rp 335 triliun itu. Jadi akan ada banyak penghematan untuk MBG.” Anggaran tersebut merupakan alokasi utama program.
Menanggapi temuan KPK yang menandakan potensi korupsi di MBG, Purbaya menyerahkan isu tersebut ke lembaga tersebut. Ia mengakui adanya kelemahan dalam pelaksanaan program baru, namun menilai hal tersebut wajar. Ia menambahkan, “Ya itu bagian KPK saya enggak tahu. Kita sih kita lihat memang ada kelemahan sana‑sini, tapi untuk program baru normal lah bisa diperbaiki ke depan. Yang untuk jadi kami juga akan perbaiki proses screening pembiayaannya sehingga enggak ada lagi program‑program yang aneh yang dibiayai.”
Peristiwa ini terjadi pada 24 April 2026. Program MBG tetap menjadi fokus kebijakan, dengan penekanan pada efisiensi dan transparansi pengelolaan dana.
Secara keseluruhan, Menteri Keuangan menegaskan komitmen terhadap program nutrisi gratis, sambil menegaskan perlunya pengawasan ketat dan perbaikan berkelanjutan dalam proses pembiayaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
