Menteri Lingkungan Baru Jan. Janji Hadir May Day di Monas

Cahyo S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 144 dibaca
Bisik.id
Menteri Lingkungan Baru Jan. Janji Hadir May Day di Monas

Gambar atau konten salah?

Pada Senin, 27 April 2026, Jumhur Hidayat dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup dan langsung berjanji akan hadir di peringatan Hari Buruh, yang dikenal sebagai May Day.

May Day diadakan di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat. Sekitar 300 ribu buruh diperkirakan akan berpartisipasi, menandai perayaan penting bagi pekerja di Indonesia.

“Saya sendiri rencana itu hari libur ya, kalaupun saya benar dilantik (jadi Menteri), ini hari libur saya akan naik motor memimpin yang dari Jakarta ya sekitar 40 ribu naik motor, kita akan ke Monas sama-sama bergabung dengan teman‑teman dari Jabodetabek yang naik bus,” ujar Jumhur di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).

Presiden Prabowo Subianto juga direncanakan turut hadir dalam peringatan May Day tahun ini, menandai dukungan tinggi pemerintah terhadap hak-hak buruh.

Aksi tersebut merupakan respons atas sejumlah tuntutan buruh yang mulai diakomodasi pemerintah. Beberapa di antaranya adalah rencana ratifikasi Konvensi ILO 188 tentang perlindungan nelayan, dorongan pengesahan Undang‑Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), dan pengetatan aturan outsourcing.

“1 Mei ada hampir 300 ribu kaum buruh ya akan bersama-sama kita apel di Monas, merespons Alhamdulillah karena beberapa harapan kaum buruh itu diterima oleh negara, dalam hal ini adalah oleh pemerintah, misalnya ada ratifikasi konvensi 188 ILO tentang perlindungan nelayan, tentang undang‑undang PPRT, mungkin outsourcing yang agak diperketat sekali ya tidak sembarangan seperti sekarang,” bebernya.

Selain itu, buruh juga berharap pembahasan Undang‑undang Ketenagakerjaan agar lebih adil bagi semua pihak. Jumhur menilai langkah‑langkah tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja.

Pemerintah juga disebut tengah menyiapkan pembentukan satuan tugas (satgas) mitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui Keputusan Presiden. Satgas tersebut nantinya diharapkan mampu mengantisipasi gelombang PHK serta menjaga stabilitas dan kesejahteraan buruh.

“Kemarin sih teman‑teman dari Kesejahteraan Buruh, kita yang mengusulkan yang paling utama Satgas PHK, dan insyaallah itu juga rencananya Bapak Presiden akan membuat Keppres tentang Satgas Mitigasi PHK. Jadi, gimana caranya intervensi apa yang bisa dilakukan oleh semua, terutama oleh pemerintah dalam rangka mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh,” tutup Jumhur.

Peran Menteri Lingkungan Hidup dalam peringatan May Day menyoroti hubungan antara kebijakan lingkungan dan hak‑hak pekerja. Keterlibatan pemerintah dalam ratifikasi konvensi internasional dan upaya memitigasi PHK menunjukkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh di Indonesia.

Menteri Lingkungan HidupMay DayMonasburuhILO 188PPRTPHKsatgas

Komentar

Memuat komentar...