Menteri Perdagangan: Biaya Logistik E‑Commerce Belum Diatur
Gambar atau konten salah?
Di platform e‑commerce, biaya logistik atau ongkir sering menjadi topik hangat di kalangan penjual. Banyak seller mengeluh bahwa biaya ini harus mereka tanggung, sehingga beberapa di antaranya mulai berpikir untuk beralih ke situs pribadi.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menanggapi keluhan tersebut. Ia mengatakan bahwa kementerian sedang menyiapkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Namun, belum ada kepastian apakah biaya logistik akan diatur dalam revisi tersebut.
Budi Santoso mengatakan: “Ya, nanti kita lihat (soal biaya logistik) ya. Semua lagi dalam pembahasan antar k/l,” saat ditemui di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu 10 Mei 2026.
Saat ditanya lebih lanjut tentang pertemuan dengan pihak e‑commerce, Budi mengaku sudah beberapa kali melakukan diskusi. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembahasan dengan platform mengenai perbaikan ekosistem marketplace di masa depan.
Budi Santoso menambahkan: “Kita sudah pembahasan, tapi kan terus melakukan pembahasan. Ya, sudah berapa kali kita ketemu,”
Budi menekankan bahwa revisi aturan ini bertujuan agar produk lokal semakin diutamakan dalam promosi maupun penjualan. Ia juga
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
