Menteri Pertanian Janji Tegas Terhadap Korupsi dan Pupuk

Cahyo S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 103 dibaca
Bisik.id
Menteri Pertanian Janji Tegas Terhadap Korupsi dan Pupuk

Gambar atau konten salah?

Di kediaman pribadinya di Kawasan Jakarta Selatan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengadakan pertemuan dengan sekitar 100 perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh Indonesia. Pesta diskusi ini bertujuan membahas program pertanian dan inisiatif pemerintah lainnya.

Amran memulai sesi dengan menyoroti visi Presiden Prabowo Subianto dan pencapaian pemerintah di sektor pertanian. Ia memaparkan program perbaikan irigasi, distribusi alat pertanian, hingga penurunan harga pupuk sekitar 20%. “Kemudian kebijakan‑kebijakan pro rakyat kita sampaikan, mulai pertanian, salah satunya adalah infrastruktur pertanian, ada irigasi kita perbaiki, traktor kita berikan secara cuma‑cuma, pupuk turun 20%. Itu tidak pernah terjadi selama republik ini merdeka. Ini pertama dalam sejarah, tidak pernah terjadi di saat dunia kekurangan pupuk, harga pupuk naik, harga pangan naik, Indonesia harga pupuknya turun, harga pangan stabil,” sebut Amran di kediaman pribadinya di Kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 06 Mei 2026.

Selanjutnya, Amran menyinggung program lain seperti Koperasi Merah Putih dan kebijakan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa pemaparan didasarkan pada data, bukan sekadar opini. “Sampaikan kepada seluruh anak bangsa, termasuk mahasiswa apa adanya, kita buka apa adanya tidak usah kita tutup‑tutupi ada koruptor, kita penjarakan di sektor pertanian, ada sudah 76 tersangka,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Amran menerima laporan mahasiswa mengenai distribusi pupuk di Nusa Tenggara Barat. Petani mengeluhkan langkanya pupuk subsidi sehingga harus membeli pupuk non‑subsidi. Menurut Amran, pihak yang terlibat langsung dicabut izin distribusinya. “Dicabut, tadi sudah dicabut cuma 10 menit dicabut karena online. Dan itu diproses hukum, tidak boleh, terima kasih mahasiswa ini yang kita harapkan,” imbuhnya.

Mahasiswa juga menyoroti peredaran bawang ilegal dari Sumatera Utara. Amran memastikan pelaku akan ditindak tegas dan diproses hukum sebagai bagian dari pemberantasan mafia pangan. “Ada juga mahasiswa lapor tadi bawang ilegal dari Sumatera Utara. Ada orangnya di belakang masih ada, nah itu ditangkap diMlnasukkan penjara. Kapan negeri ini bisa makmur, bisa menjadi negara super power kalau kita melakukan satu kali pembiaran sama dengan beternak kejahatan di Republik ini,” tutup Amran.

Dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk membenahi berbagai persoalan di sektor pertanian, Amran menutup pertemuan dengan janji bahwa semua kasus korupsi dan penyalahgunaan akan ditindak secara hukum. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi penutupan atau penyangkalan atas kasus-kasus tersebut.

Peristiwa ini menegaskan bahwa pemerintah sedang berusaha menurunkan harga pupuk, memperbaiki infrastruktur pertanian, serta menindak tegas praktik korupsi dan perdagangan ilegal di sektor pertanian. Dengan melibatkan mahasiswa, pemerintah berharap dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan pertanian.

Menteri PertanianAmran SulaimanBEMirigasipupukkorupsipangan

Komentar

Memuat komentar...