Menteri PU Bantah Isu Mutasi dan Surat Bocor
Gambar atau konten salah?
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akhirnya angkat bicara soal isu mutasi yang ramai diperbincangkan di internal kementeriannya. Belakangan, mutasi ini dikaitkan dengan kabar beredarnya surat internal yang diduga bocor. Dody dengan tegas membantah semua itu.
"Ah, nggak ada, nggak ada itu mah," ujar Dody di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu malam, 15 Juli 2026.
Ketika ditanya lebih lanjut apakah benar ada mutasi di Kementerian PU, Dody menjelaskan bahwa hal semacam itu adalah hal yang wajar terjadi di organisasi besar. Apalagi, jumlah pegawai di kementeriannya mencapai lebih dari 30 ribu orang.
"Mutasi, mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600 masa enggak boleh mutasi?" katanya.
Dody juga memastikan bahwa mutasi tersebut tidak ada hubungannya dengan isu surat yang beredar. "Enggak ada," tegasnya saat ditanya apakah mutasi dipicu oleh isu surat bocor.
Dalam kesempatan yang sama, Dody juga menanggapi isu lain yang menyebut keponakannya diangkat menjadi komisaris. Ia membantah tudingan itu dan bahkan menantang siapa pun yang bisa membuktikannya.
"Gue kasih sayembara, kalau lu bisa buktikan, gue kasih lu umroh sekeluarga lu semua," kata Dody.
Saat kembali ditegaskan apakah sosok yang dimaksud bukan merupakan keponakannya, Dody enggan menjawab secara langsung. "Ya lu pikir sendiri lah," ujarnya.
Isu mutasi dan surat bocor ini muncul di tengah publik, namun Dody bersikeras tidak ada kaitannya. Ia menekankan bahwa mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi besar, bukan karena tekanan dari luar. Begitu pula dengan isu keponakan yang diangkat menjadi komisaris, ia menantang pembuktian dan tidak memberikan jawaban pasti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
