Mixue Tutup 428 Gerai 2025, Ekspansi ke AS & Kazakhstan

Dewi M. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 121 dibaca
Bisik.id
Mixue Tutup 428 Gerai 2025, Ekspansi ke AS & Kazakhstan

Gambar atau konten salah?

Mixue akan menutup 428 gerai sepanjang tahun 2025. Penutupan terbesar terjadi di Indonesia dan Vietnam. Dalam laporan keuangan terbarunya, perusahaan menulis, “Fokus pada pengoptimalan operasional gerai yang ada untuk mendukung operasional jangka panjang, berkelanjutan dan stabil,” dikutip pada 29 April 2026.

Jumlah gerai yang ditutup di kedua negara tidak diungkapkan. Meski begitu, Mixue terus memperluas jaringan di luar negeri. Di Amerika Serikat dan Kazakhstan, serta membuka gerai pertama di Malaysia dan Thailand dengan merek berbeda, Lucky Cup.

Hingga akhir 2025, Mixue memiliki 59.823 gerai di seluruh dunia. Mayoritas, yaitu 55.356 gerai, berada di daratan China. Indonesia dan Vietnam menjadi pasar luar negeri terbesarnya.

Menurut prospektus IPO di Hong Kong, Mixue mengoperasikan 1.304 toko di Vietnam pada 01 September 2024. Di sana, perusahaan mempercepat transisi dari toko kecil tradisional ke gerai lebih besar.

Mixue memasuki Vietnam pada 01 Januari 2018, memulai di Hanoi dan wilayah utara sebelum menyebar ke seluruh negeri. Produk utama meliputi lemonade, es krim, milk tea, hingga fruit tea dengan harga terjangkau.

Ke depan, perusahaan berencana memperkuat jaringan mitra waralaba di Asia Tenggara. Dari sisi kinerja, pada 01 Januari 2025 pendapatan melonjak 35% menjadi 33,56 miliar yuan dan laba bersih naik 33% menjadi 5,93 miliar yuan.

Dengan menutup ratusan gerai, Mixue menargetkan efisiensi operasional dan fokus pada pasar yang paling menguntungkan. Sementara itu, ekspansi ke negara baru dan diversifikasi merek menunjukkan strategi jangka panjang untuk mempertahankan posisi di pasar minuman global.

MixuegeraiIndonesiaVietnamekspansipenutupanminumanfranchise

Komentar

Memuat komentar...