MotoGP Mandalika 2026 Targetkan Rp 5 Triliun

Wulan M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
MotoGP Mandalika 2026 Targetkan Rp 5 Triliun

Gambar atau konten salah?

Badan Pengaturan (BP) BUMN menargetkan perputaran ekonomi dari gelaran MotoGP Mandalika 2026 bisa mencapai Rp 5 triliun. Balapan motor paling bergengsi di dunia itu dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala BP BUMN sekaligus COO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, menyebut target itu realistis. Alasannya, penyelenggaraan tahun ini akan didukung penuh oleh ekosistem Danantara. Danantara juga menggandeng berbagai BUMN lain untuk membantu Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan InJourney sebagai penyelenggara utama.

"Ini tahun pertama penyelenggaraan MotoGP di bawah Danantara, tentu harapannya kita punya ekspektasi lebih. Karena dengan adanya Danantara harusnya ekosistem Danantara bisa mendukung penyelenggaraan event ini," kata Dony dalam unggahan resmi Instagram @bumn_id, Kamis 30 Juli 2026.

Angka Rp 5 triliun bukan tanpa dasar. Pada gelaran MotoGP Mandalika tahun 2025, dampak ekonomi atau multiplier effect dari ajang ini tercatat mencapai Rp 4,96 triliun. Acara itu juga menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dan melibatkan 600 UMKM. Lebih dari itu, MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan Advertising Value Equivalent senilai € 361,6 juta yang menjangkau lebih dari 200 negara.

Dony menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. "Nggak ada yang instan untuk menghasilkan sesuatu yang besar, sama dengan MotoGP. Karena itu nanti saya berharap dari kepanitiaannya betul-betul detail melakukan preparation. Jadi memang PR-nya cukup besar, cukup banyak untuk teman-teman di ITDC dan MGPA sehingga nanti harapannya event ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Dari sisi penonton, data menunjukkan 84 persen berasal dari dalam negeri. Sisanya, 16 persen, adalah wisatawan mancanegara. Komposisi ini memperkuat sektor pariwisata, transportasi, perdagangan, hingga ekonomi kreatif nasional.

Perhelatan MotoGP Mandalika sudah beberapa kali digelar sebelumnya. Setiap tahun, dampak ekonominya terus meningkat. Tahun 2025 menjadi tolok ukur penting karena angkanya nyaris menyentuh Rp 5 triliun. Dengan target Rp 5 triliun untuk 2026, penyelenggara harus bekerja lebih keras. Persiapan yang matang dari ITDC dan MGPA menjadi kunci utama. Dony mengingatkan bahwa pekerjaan rumah masih banyak. Tapi dengan dukungan ekosistem Danantara, harapannya acara ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi NTB dan Indonesia secara keseluruhan.

MotoGP Mandalika 2026Target Rp 5 TriliunBUMN DanantaraDampak EkonomiSirkuit MandalikaUMKM dan Tenaga KerjaPariwisata NTB

Komentar

Memuat komentar...