Mutasi ke Papua Dibatalkan, Pegawai BGN Dipindah ke Sulsel

Maya K. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mutasi ke Papua Dibatalkan, Pegawai BGN Dipindah ke Sulsel

Gambar atau konten salah?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, angkat bicara soal video viral yang memperlihatkan dirinya menegur seorang pegawai yang bermain ponsel saat rapat Zoom. Dalam video itu, Sudaryono sempat memerintahkan pegawai tersebut untuk dimutasi ke Papua.

Sudaryono membenarkan peristiwa itu. Pegawai yang dimaksud adalah koordinator wilayah di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. "Yang bersangkutan betul itu memang saya memberikan zoom kemudian di layar pegang handphone ya kemudian saya beri teguran dan memang di situ saya sampaikan untuk dipindahkan ke Papua," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Tapi rencana mutasi itu akhirnya dibatalkan. Setelah evaluasi, ternyata Papua justru kelebihan tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dibanding jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di sana. "Setelah kami cek ternyata di Papua itu tenaga SPPG atau tenaga SPPI-nya itu ternyata oversupply. Artinya tenaga SPPI dengan dapurnya, dapurnya belum begitu banyak sehingga tenaganya oversupply," jelas Sudaryono.

Alih-alih ke Papua, pegawai itu akhirnya dipindahkan ke Sulawesi Selatan. Wilayah itu dinilai lebih membutuhkan tambahan personel. "Sehingga kami tidak tidak pindah ke Papua tapi kami pindahkan ke daerah lain, jadinya kami pindahkan kalau tidak salah ke Sulawesi Selatan, yang di mana memang ada kebutuhan tambahan tenaga SPPI di tempat itu," terang Sudaryono.

Viralnya video teguran ini menunjukkan bagaimana pengawasan internal di BGN berjalan. Keputusan mutasi yang awalnya terkesan keras, kemudian disesuaikan dengan kondisi lapangan. Bukan soal menghukum, melainkan menempatkan tenaga kerja di tempat yang paling membutuhkan.

teguran pegawaimutasi PapuadibatalkanSulawesi Selatanoversupply tenagaBadan Gizi Nasionalevaluasi kebutuhan

Komentar

Memuat komentar...