NASA Tetapkan April untuk Peluncuran Misi Berawak Artemis 2
Gambar atau konten salah?
NASA telah mengumumkan jadwal baru untuk percobaan peluncuran misi Artemis 2. Badan antariksa Amerika Serikat itu mengincar tanggal 1 April pukul 18.24 waktu AS bagian timur untuk waktu peluncuran utama.
Jika tanggal tersebut tidak memungkinkan, NASA menetapkan 2 April pukul 19.22 waktu setempat sebagai kesempatan kedua. NASA mempertimbangkan beberapa waktu peluncuran antara tanggal 1 hingga 6 April untuk menerbangkan roket Space Launch System (SLS) tersebut.
Lori Glaze, Penjabat Wakil Administrator NASA, dalam sebuah konferensi pers menyatakan, "Dalam kurun waktu enam hari antara tanggal 1 dan 6, kami tidak bisa selalu melakukan percobaan setiap hari." Ia menambahkan bahwa mereka memperkirakan ada sekitar empat kesempatan peluncuran dalam periode enam hari itu.
Sebagai persiapan, NASA berencana memindahkan roket SLS kembali ke landasan peluncuran pada 19 Maret. Sebelumnya, roket tersebut sempat berada di Vehicle Assembly Building di Kennedy Space Center, Florida, untuk perbaikan menyusul percobaan peluncuran sebelumnya yang tidak berhasil.
Glaze mengingatkan bahwa hambatan tambahan masih mungkin terjadi. "Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di (Vehicle Assembly Building) dan di landasan peluncuran. Seperti biasa, kami akan mengikuti apa yang ditunjukkan oleh perangkat kerasnya, dan kami akan meluncurkan saat kami siap," katanya.
Artemis 2 akan menjadi misi berawak pertama NASA menuju Bulan sejak awal 1970-an. Misi yang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari ini akan membawa empat astronaut mengitari Bulan sebelum kembali ke Bumi.
NASA awalnya menargetkan peluncuran Artemis 2 pada awal Februari. Namun, jadwal tersebut terpaksa mundur ke bulan Maret karena beberapa masalah saat gladi bersih. Penundaan lebih lanjut terjadi setelah NASA menemukan masalah aliran helium pada bagian atas roket SLS.
Misi ini merupakan bagian dari program eksplorasi luar angkasa jangka panjang NASA.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
