Xhaka Bawa Swiss ke Perempatfinal Piala Dunia Setelah 72 Tahun
Gambar atau konten salah?
Granit Xhaka seolah tak pernah berhenti bermimpi indah. Gelandang veteran asal Swiss ini baru saja menjalani musim yang luar biasa di level klub, dan kini ia berhasil membawa tim nasional Swiss melaju ke perempatfinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1954.
Kisahnya dimulai pada musim 2025/2026. Xhaka mengejutkan banyak pihak ketika memutuskan bergabung dengan Sunderland yang baru saja promosi ke Liga Inggris. Di sana, ia menjadi jenderal lini tengah. Hasilnya? Sunderland finis di peringkat ketujuh dan berhak tampil di Liga Europa musim depan. Sebuah pencapaian yang tak terduga.
Kemudian, di Piala Dunia 2026, Xhaka kembali memegang peran penting. Ia menjadi kapten timnas Swiss dan bermain penuh di setiap pertandingan. Ia bahkan mencetak satu gol. Lebih dari itu, ia berhasil membawa Swiss menembus perempatfinal Piala Dunia. Terakhir kali Swiss mencapai fase ini adalah pada tahun 1954. Itu sudah 72 tahun lalu.
Perjalanan Swiss tidak mudah. Di babak 16 besar, mereka harus menghadapi Kolombia. Pertandingan berakhir dengan adu penalti, dan Swiss keluar sebagai pemenang. Kini, di perempatfinal, Argentina sudah menanti.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, Swiss sudah tiga kali mentok di perempatfinal. Pertanyaannya sekarang: mampukah Xhaka membawa Swiss menembus batas itu dan mencatatkan sejarah baru? Argentina menjadi lawan yang berat, tapi mimpi Xhaka sepertinya belum selesai.
Dari membawa Sunderland yang baru promosi ke Liga Europa, hingga memimpin Swiss ke perempatfinal Piala Dunia setelah 72 tahun, Xhaka membuktikan bahwa usianya yang tak muda lagi bukan penghalang. Ia tetap menjadi jenderal lini tengah yang bisa diandalkan, baik di klub maupun di tim nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
